Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Mendengar Pengakuan Tetangga di Tempat Aborsi Ilegal Rumahan di Bekasi

Sejumlah tetangga di sekitar rumah pasutri yang otaki praktek aborsi ilegal di Bekasi mengaku kaget, ST dan ER buka praktek aborsi di rumahnya.

Mendengar Pengakuan Tetangga di Tempat Aborsi Ilegal Rumahan di Bekasi
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Rumah kediaman tersangka ST dan RT yang jadi lokasi penggerebekan sekaligus tempat praktek aborsi ilegal, Kampung Cibitung, RT01 RW 05, kelurahan Padurenan, Mustikajaya, Kota Bekasi, Rabu (10/2/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Pasutri ST dan ER kini tengah jadi sorotan.

Pasalnya mereka merupakan otak dibalik praktek aborsi ilegal yang baru-baru ini dibongkar Polda Metro Jaya.

Tetangga dekat kediaman pasangan suami istri (pasutri) ST dan ER, tersangka kasus praktik aborsi ilegal di Bekasi berbagi cerita soal ST dan ER.

Dikenal Sebagai Pengusaha Kuliner

Tetangga dekat kediaman pasutri ST dan ER, tidak tahu menahu soal latar belakang keduanya.

Namun rekam jejak pasutri tersebut sempat diketahui warga sekitar, mereka pernah membuka usaha kuliner di daerah Mustikajaya, Kota Bekasi.

"Dagang nasi kalau yang saya tahu di Royal Park, sayur mateng, gado-gado gitu," kata seorang tetangga bernama Bonim, Rabu (10/2/2021).

Dia tidak mengetahui secara pasti, apakah usaha kuliner yang dijalankan pasutri tersebut masih beroperasi atau tidak.

Baca juga: Pasutri di Bekasi Jadi Otak Aborsi Ilegal, Hanya Terima Janin Berusia di Bawah 2 Bulan

Terkenal Cukup Sibuk dan Jarang Interaksi

Aktivitas keduanya selama ini memang cukup sibuk, bahkan saking sibuknya, mereka jarang berinteraksi dengan tetangga dekat rumah.

Halaman
1234
Penulis: Theresia Felisiani
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas