Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tim Rescue Basarnas Bandung ke Bekasi Bantu Pencarian Korban Jebolnya Tanggul Sungai Citarum

Tanggul jebol yang berada di sisi Kabupaten Bekasi dan berbatasan dengan Kabupaten Karawang tersebut membuat 6.000 Kepala Keluarga (KK) terdampak

Tim Rescue Basarnas Bandung ke Bekasi Bantu Pencarian Korban Jebolnya Tanggul Sungai Citarum
Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Pegendara melintasi banjir di Jalan KH Noer Ali, Bekasi, Jawa Barat, Senin (20/2/2017). Hujan lebat yang mengguyur Kota Bekasi, membuat sejumlah kawasan terendam banjir diperparah oleh sistem drainase yang kurang baik. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim rescue dari Basarnas Bandung ikut diterjunkan ke Pebayuran, Kabupaten Bekasi, untuk membantu mencari dan mengevakuasi warga yang terjebak banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Citarum.

Kepala Basarnas Bandung, Deden Ridwansah menyebutkan dua tim rescue Basarnas Bandung dan satu tim rescue dari SAR MTA diberangkatkan pada pukul 20.10 WIB, Minggu (21/2/2021) malam.

"Dua tim rescue Basarnas Bandung dan satu tim rescue dari SAR MTA berangkat ke Bekasi untuk memperkuat tim Basarnas Jakarta dalam evakuasi warga terdampak banjir di Kecamatan, Pebayuran, Bekasi," ujar Deden melalui keterangan tertulis, Senin (22/2/2021).

Sementara empat tim rescue Basarnas Bandung disiagakan di Desa Purwadana, Kecamatan Teluk Jambe Timur, Kabupaten Karawang.

"Ini untuk melakukan pemantauan dan antisipasi permintaan evakuasi dari warga," kata Deden.

Baca juga: Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya Mengecek Titik Banjir di Bekasi

Baca juga: Rumah Sakit Kebanjiran, Pasien Covid-19 Malah Kabur saat Petugas Sibuk Evakuasi

Sebelumnya, tanggul Sungai Citarum di Kampung Babakan Banten, Desa Sumber Urip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, jebol pada Sabtu (20/2/2021) tengah malam.

Tanggul jebol yang berada di sisi Kabupaten Bekasi dan berbatasan dengan Kabupaten Karawang tersebut membuat 6.000 Kepala Keluarga (KK) terdampak.

Luapan air dari Sungai Citarum yang tanggulnya jebol tersebut membuat banjir dipermukiman warga dengan ketinggian 1,5 meter.
 

Ikuti kami di
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas