Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pengikut Rizieq Shihab Tewas

Bareskrim Tetapkan 6 Laskar FPI yang Meninggal Dunia Tersangka, Kuasa Hukum akan Lakukan ini

Hariadi Nasution selaku Ketua Tim advokasi 6 laskar FPI itu mengatakan, pihaknya mengaku tidak mengerti untuk melakukan langkah hukum apa ke depannya.

Bareskrim Tetapkan 6 Laskar FPI yang Meninggal Dunia Tersangka, Kuasa Hukum akan Lakukan ini
KOMPAS.COM/FARIDA
Adegan penggeledahan para rekonstruksi kasus penembakan enam anggota FPI di rest area KM 50 tol Jakarta-Cikampek, Senin (14/12/2020) dini hari. 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bareskrim Polri telah menetapkan enam pengawal Habib Rizieq yang tergabung dalam laskar Front Pembela Islam (FPI) yang tewas dalam insiden penembakan di Tol Jakarta-Cikampek Km 50 menjadi tersangka.

Merespon hal tersebut, Hariadi Nasution selaku Ketua Tim advokasi 6 laskar FPI itu mengatakan, pihaknya mengaku tidak mengerti untuk melakukan langkah hukum apa ke depannya.

Pasalnya kata dia, seluruh anggota laskar FPI yang ditetapkan sebagai tersangka itu sudah meninggal dunia.

"Mau langkah hukum apaan orang udah meninggal. Kan nanti upayanya ditahan, tersangka ditahan, tersangka ditahan di mana orang udah meninggal," kata Hariadi saat dikonfirmasi, Kamis (4/3/2021).

Lebih jauh kata dia, apabila perkara ini mau dilanjutkan ke kejaksaan dan pemeriksaan saksi, maka hal tersebut akan percuma.

Kendati demikian, kata Hariadi ke depan dirinya bersama tim advokasi akan fokus mengusut terkait dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) terkait perkara tersebut.

"Gak ada (langkah hukum), kami fokus mengusut terhadap pelanggaran HAM berat," ujarnya.

Keluarga dari enam laskar Front Pembela Islam (FPI) yang tewas didampingi pengacara mendatangi Komnas HAM, di Jakarta Pusat, Senin (21/12/2020). Kedatangan mereka untuk menyerahkan bukti yang dikumpulkan FPI atas kasus penembakan 6 laskar di Km 50 Tol Jakarta-Cikampek. Tribunnews/Herudin
Keluarga dari enam laskar Front Pembela Islam (FPI) yang tewas didampingi pengacara mendatangi Komnas HAM, di Jakarta Pusat, Senin (21/12/2020). Kedatangan mereka untuk menyerahkan bukti yang dikumpulkan FPI atas kasus penembakan 6 laskar di Km 50 Tol Jakarta-Cikampek. Tribunnews/Herudin (Tribunnews/Herudin)

Dirinya menyinggung keputusan dan pernyataan kepolisian telah melampaui Undang-Undang.

Pada pasal 77 KUHP kata dia telah dijelaskan, tuntutan pidana harus dihapus ketika tertuduh sudah meninggal dunia.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas