Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ikut Komentari Larangan Ondel-ondel Ngamen, Wagub DKI : Mereka Mengganggu 

larangan ondel-ondel digunakan sebagai sarana untuk mengamen sebagai upaya untuk melestarikan budaya kesenian Betawi.

Ikut Komentari Larangan Ondel-ondel Ngamen, Wagub DKI : Mereka Mengganggu 
Wartakota/Angga Bhagya Nugraha
Pengamen ondel-ondel melintas di Palmerah Barat, Jakarta Pusat, Senin (17/02). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama sejumlah organisasi masyarakat Betawi sepakat melarang ondel-ondel yang dimanfaatkan sebagai sarana mengamen atau mengemis sehingga mengganggu ketertiban umum. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria buka suara soal larangan ondel-ondel digunakan sebagai sarana untuk mengamen.

Menurutnya, hal ini merupakan upaya Pemprov DKI Jakarta melestarikan budaya kesenian Betawi.

Sebab, penggunaan ondel-ondel sebagai sarana mengamen justru melunturkan sisi kesenian dari ondel-ondel itu sendiri.

"Karena kalau ondel-ondel dalam jumlah yang besar, ukurannya besar, kemudian berada di jalan-jalan dikhawatirkan dapat mengganggu dan nanti akan diatur," ucapnya, Rabu (24/3/2021).

Baca juga: Gubernur Anies Baswedan Larang Ondel-ondel Ngamen dan Ngemis di Jalan 

Politisi Gerindra ini menyebut, melestarikan sebuah kebudayaan memang bukan perkara mudah.

Butuh keseriusan dari pemerintah agar kebudayaan Betawi, khususnya ondel-ondel bisa berkembang dan tidak hilang ditelan zaman.

"Ya memang ini melalui suatu proses, memang ini tidak mudah. Di satu sisi kita ingin melestarikan budaya bangsa, termasuk budaya Betawi ondel-ondel," ujarnya.

"Tapi di sisi lain juga kami ingin melakukannya dengan cara-cara yang lebih baik, lebih bijak," tambahnya.

Baca juga: Pengamen Ondel-ondel Resahkan Warga, Satpol PP DKI Bakal Gelar Razia 

Diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melarang penggunaan ondel-ondel sebagai sarana untuk mengamen.

Pasalnya, boneka berukuran raksasa itu merupakan ikon ibu kota yang patut dilestarikan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Theresia Felisiani
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas