Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Paskah 2021

Polisi Imbau Jemaat untuk Tidak Bawa Tas ke Gereja Saat Rangkaian Ibadah Paskah

Polda Metro Jaya mengimbau kepada umat Kristiani yang ingin menjalankan ibadah Paskah ke Gereja untuk tidak membawa tas.

Polisi Imbau Jemaat untuk Tidak Bawa Tas ke Gereja Saat Rangkaian Ibadah Paskah
Tribunnews.com/ Rizki Sandi Saputra
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat ditemui awak media di Polda Metro Jaya, Kamis (1/4/2021). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengimbau kepada umat Kristiani yang ingin menjalankan ibadah Paskah ke Gereja untuk tidak membawa tas.

Hal itu disampaikan Yusri, berdasarkan mandat dari para pengurus Gereja yang ada di wilayah hukumnya, guna meminimalisir adanya gangguan pemeriksaan sebelum memasuki area ibadah.

"Pengurus Gereja sudah menyarankan pada umat, sebaiknya tidak perlu membawa tas, biar tidak terlalu lambat lah dalam pemeriksaan (diluar)," kata Yusri kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Kamis (1/4/2021).

Baca juga: Ini 7 Tradisi Paskah di Dunia: Mulai dari Menerbangkan Layang Layang hingga Menuangkan Air

Lebih lanjut, guna meningkatkan keamanan pada rangkaian ibadah Paskah, pihak kepolisian juga sudah melakukan koordinasi dengan para pengurus Gereja.

Bahkan kata Yusri sebagian besar Gereja di wilayah hukum Polda Metro Jaya yang jumlahnya sekitar 833 Gereja sudah memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) tersendiri.

Faktor keamanan utama yang dikedepankan oleh para pengurus Gereja dan pihak Kepolisian yakni dengan melakukan pemeriksaan barang bawaan umat serta penerapan protokol kesehatan.

Baca juga: Jelang Rangkaian Hari Paskah, Gereja Katedral Jakarta Dijaga Ratusan Personel Gabungan

"Sudah ada SOP, misalnya memedomani prokes, menggunakan secure yang ada, pengamanan-pengamanan, memeriksa semua yang masuk gereja, barang-barang yang masuk," kata Yusri.

Sebelumnya, Yusri mengatakan, pihaknya akan menurunkan sebanyak 5.590 personel gabungan untuk melakukan pengamanan di 833 gereja di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"Kekuatan yang kami turunkan sekitar 5.590 personel baik itu Polres maupun dari Polda nanti dibackup oleh temen-temen dari TNI juga untuk mengamankan semuanya," ucap Yusri.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas