Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pria di Depok Ini Mengaku Imam Mahdi, Bikin Resah Warga

Winardi mengumpulkan kembali pengikutnya untuk menyebarkan kembali aliran yang dianggap sesat seperti sebelumnya.

Pria di Depok Ini Mengaku Imam Mahdi, Bikin Resah Warga
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Winardi, warga asal Kampung Perigi, Sawangan, Kota Depok, yang mengaku sebagai Imam Mahdi. Foto diambil pada Kamis (30/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK – Warga di Kampung Perigi, Bedahan, Sawangan, Kota Depok, kembali diresahkan oleh Winardi, pria yang sempat mengaku sebagai Imam Mahdi pada tahun 2019 lalu.

Dari informasi yang beredar, dalam waktu dekat ini, Winardi akan kembali mengumpulkan para pengikutnya untuk sebuah kegiatan tertentu.

Untuk mencegah terjadinya kegiatan tersebut, sejumlah tokoh ulama dan pemuka agama setempat pun langsung menggelar pertemuan, dan memanggil Winardi.

“Pak Lurah Bedahan mendatangi kediaman Winardi. Lurah melarang tentang pertemuan yang dilakukan Winardi untuk menjaga hal yang tidak diinginkan,” jelas Kapolsek Sawangan, AKP Rio Mikael Tobing, saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (9/4/2021).

Baca juga: Pria Berpakaian Pencak Silat Bawa Badik dan Jimat Hendak Ikut Aksi 1812, Ini Pengakuannya

Dikhawatirkan, Winardi mengumpulkan kembali pengikutnya untuk menyebarkan kembali aliran yang dianggap sesat seperti sebelumnya.

Namun demikian, hasil dari pertemuan, Winardi bersedia membatalkan kegiatan tersebut, dan membantah tuduhan aliran sesat yang disematkan padanya.

“Jadi sebenarnya dia mau bikin pertemuan untuk membahas hasil koperasi. Jadi mereka buat koperasi, nah mereka mau membahas hasil koperasi itu. Tapi warga khawatirnya Winardi kembali mengulang perbuatannya,” kata AKP Rio Mikael Tobing menambahkan.

Atas kejadian tersebut, AKP Rio Mikael Tobing mengimbau agar warga tak perlu resah dan khawatir, dan memberikan informasi pada pihaknya bilamana ada kegiatan serupa.

“Kami mengimbau masyarakat jangan gusar dan resah. Tetap bisa mengendalikan situasi yang aman kondusif. Apabila ada perkembangan dan situasi menonjol bisa dilaporkan supaya ditindaklanjuti,” tuturnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas