Calo Tawarkan Jalur Alternatif Menuju Puncak Bogor kepada Pengendara, Tarif Mulai Rp 200 Ribu
Menurut pantauan Tribunnews pada Sabtu (22/5/2021) para calo ini menyambangi kendaraan berpelat B yang berasal dari luar wilayah Bogor.
Penulis: Hari Darmawan
Editor: Malvyandie Haryadi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah calo menawarkan jasa menunjukkan jalur alternatif ke Puncak Bogor, kepada pengendara roda empat yang ingin "terobos" buka tutup jalur di Simpang Gadog.
Menurut pantauan Tribunnews pada Sabtu (22/5/2021) para calo ini menyambangi kendaraan berpelat B yang berasal dari luar wilayah Bogor.
Tujuan mereka tentunya memberikan jalur alternatif bagi pengendara kendaraan roda empat, dapat menuju puncak Bogor tanpa harus mengikuti kebijakan buka tutup jalur.
Menurut pengakuan calo yang ditemui, mereka memasang tarif kepada pengendara roda empat di Jalur Toll Ciawi saat dalam kondisi macet.
Baca juga: Ketegangan saat Putar Balik di Puncak, Pengemudi Menolak, Mengaku Asisten Pribadi Pejabat
Ia juga menyebutkan, tarif yang diberikan untuk meloloskan pengendara ini dari buka tutup jalur menuju puncak bervariatif.
Tarif yang ditawarkan mulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 350 ribu, besaran tersebut tergantung jarak yang akan ditempuh dan berapa lama menuju tempat yang dituju.
Lalu lintas menuju puncak Bogor sendiri pada Sabtu (22/5/2021), terpantau padat dan didominasi oleh kendaraan roda empat berpelat B.
Menurut pantauan Tribunnews, terlihat sejumlah kendaraan roda empat memadati jalan menuju puncak Bogor. Penumpukan kendaraan ini akibat jalan menuju puncak Bogor ditutup sementara.
Kemacetan yang diakibatkan dari kendaraan yang terhenti akibat adanya penutupan jalan ini, mencapai 3 kilometer dan hampir dari Gerbang Tol Ciawi.
Ramainya pengendara roda empat menuju puncak Bogor, kemungkinan disebabkan telah berakhirnya larangan mudik Lebaran dan sudah tidak ada penyekatan.