Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kerumunan Massa di Acara Rizieq Shihab

Rizieq Shihab Kesal Kepada Bima Arya: Saya Tidak Terima, Sakit Saya Dijadikan Panggung Politik

Terdakwa Muhammad Rizieq Shihab (MRS) menyatakan kekecewaannya kepada Wali Kota Bogor Bima Arya yang juga merupakan Kepala Satgas Covid-19 kota Bogor

Rizieq Shihab Kesal Kepada Bima Arya: Saya Tidak Terima, Sakit Saya Dijadikan Panggung Politik
BPJamsostek
Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Bima Arya Sugiarto. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terdakwa Muhammad Rizieq Shihab (MRS) menyatakan kekecewaannya kepada Wali Kota Bogor Bima Arya yang juga merupakan Kepala Satgas Covid-19 kota Bogor.

Eks Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu menyatakan kalau dirinya tidak pernah berniat untuk menghalang-halangi petugas medis untuk melakukan pemeriksaan selama menjalani perawatan akibat Covid-19 di RS UMMI pada November 2020 silam. 

"Saya tidak pernah menghalang-halangi siapapun untuk proses pengobatan saya selama di rumah sakit UMMI. Bahkan diberi kesaksian para dokter di sini majelis hakim bahwa saya selalu mengikuti semua arahan para dokter bahkan arahan para perawat," kata Rizieq. 

Pernyataan tersebut diutarakan Rizieq Shihab saat diperiksa sebagai terdakwa dalam sidang lanjutan perkara hasil tes swab palsu RS UMMI di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (27/5/2021).

Namun ternyata, dalam pernyataannya Rizieq Shihab mengatakan kalau penderitaan dan sakit dirinya di RS UMMI malah dijadikan sebagai konsumsi politik oleh Wali Kota Bogor.

"Jangan sakitnya saya dijadikan sebagai konsumsi untuk panggung politiknya dia. Itu yang saya tidak terima," kata Rizieq dalam ruang sidang.

Pernyataan itu dilayangkan Rizieq Shihab karena pada saat itu Bima Arya meminta dia untuk melakukan tes swab Covid-19.

Padahal sebelumnya, dirinya mengaku sudah melakukan tes swab dengan dokter pribadinya dari Medical Emergency Rescue-Comittee (MER-C).

Namun, Rizieq mengaku terkejut Bima Arya justru melaporkan RS UMMI ke polisi usai adanya kesepakatan melakukan swab. 

"Saya terkejut habis pertemuan malam itu jam 9 selsai ada rapat Walikota jam 10 malam dengan Satgas dan Kapolres Kota Bogor untuk melaporkan RS UMMI ke polisi dan itu dilakukan lewat tengah malam," katanya. 

Baca juga: Polri Terjunkan 2.000 Lebih Personel untuk Amankan Sidang Vonis Habib Rizieq, Ini Foto-fotonya

Halaman
12
Penulis: Rizki Sandi Saputra
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas