Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Anies Baswedan: Kegiatan di Jakarta Bisa Dimulai, Asalkan Semua Warga Sudah Divaksin

Anies tegaskan vaksinasi harus dilakukan untuk melindungi kondisi kesehatan masyarakat sendiri.

Anies Baswedan: Kegiatan di Jakarta Bisa Dimulai, Asalkan Semua Warga Sudah Divaksin
Istimewa
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau sentra vaksinasi Covid-19 di wilayah Jakarta Pusat, Selasa (27/7/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, seluruh kegiatan di Jakarta bisa kembali dibuka, dengan syarat seluruh masyarakat di Jakarta harus melakukan vaksinasi Covid-19.

Menurutnya, vaksinasi harus dilakukan untuk melindungi kondisi kesehatan masyarakat sendiri.

"Kegiatan akan bisa dimulai di jakarta kalau semua (warga) sudah divaksin," kata Anies kepada awak media saat ditemui di Taman Margasatwa Ragunan, Minggu (1/8/2021).

Baca juga: Tangani 2 Harimau Terpapar Covid-19, Anies Baswedan Apresiasi Tim Dokter Taman Margasatwa Ragunan

Meski kata Anies vaksin bukan jaminan setiap masyarakat menjadi kebal dari virus Covid-19,  jika sudah divaksin setidaknya imun di dalam tubuh menjadi lebih baik.

Sehingga kata mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu, walaupun masyarakat terpapar Covid-19 akan minim resiko yang dialami.

"Apakah vaksin mencegah tidak, tapi bila sampai terpapar Insyah Allah risikonya kecil," ucapnya.

Dirinya lantas memberikan perumpamaan terkait penggunaan helm untuk pengendara, kata dia, helm tersebut tidak menjamin keselamatan setiap pengendara.

Namun jika terjadi kecelakaan, setidaknya helm yang digunakan dapat meminimalisir kondisi buruk dari terjadinya benturan.

"Jadi kita menggunakan vaksin itu sebagai cara untuk mengurangi risiko," tuturnya.

Baca juga: 1,5 Tahun Pandemi Covid-19 di Kota Bekasi: 13.912 Anak Terpapar, 4.241 Warga Meninggal

Sedangkan untuk masyarakat yang tidak bisa menerima vaksin atau memiliki riwayat penyakit lainnya, masuk dalam kategori pengecualian.

Halaman
123
Penulis: Rizki Sandi Saputra
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas