Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Sempat Terpapar Corona hingga Dikunjungi Gubernur Anies, Apa Kabar 2 Harimau Sumatera di TMR ?

Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang mengungkapkan kedua harimau bernama Hari dan Tino itu sudah kembali beraktivitas normal.

Sempat Terpapar Corona hingga Dikunjungi Gubernur Anies, Apa Kabar 2 Harimau Sumatera di TMR ?
Istimewa
Seekor harimau sumatera di Taman Margasatwa Ragunan yang terpapar Covid-19 dan kini menunjukkan tanda-tanda kesembuhan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua harimau sumatera di Taman Margasatwa Ragunan (TMR) sempat terpapar Covid-19.

Bahkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat melihat langsung dua hewan buas tersebut.

Lantas bagaimana kondisinya kini ?

Dua harimau Sumatera penghuni Taman Margasatwa Ragunan (TMR) terinfeksi covid-19. Saat ini, dua harimau bernama Hari dan Tino tersebut menjalani isolasi.
Dua harimau Sumatera penghuni Taman Margasatwa Ragunan (TMR) terinfeksi covid-19. Saat ini, dua harimau bernama Hari dan Tino tersebut menjalani isolasi. (instagram)

Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang mengungkapkan kedua harimau bernama Hari dan Tino itu sudah kembali beraktivitas normal.

"Kalau kondisinya sudah sembuh sih, sudah cukup lama setelah dipublish waktu itu, sudah sembuh. Sudah beraktivitas seperti biasa," kata Wahyudi saat dihubungi, Minggu (19/9/2021).

Selain itu, lanjut Wahyudi, nafsu makan Hari dan Tino yang sempat menurun saat terpapar Covid-19 kini sudah kembali normal.

"Sudah, (nafsu makan) sudah bagus," ujar dia.

Baca juga: Wagub DKI Kutuk Aksi Vandalisme Tugu Sepatu Kawasan Sudirman, Kini Pelakunya Diburu Satpol PP 

Kandang Hari dan Tino terpisah dari harimau lainnya di Taman Margasatwa Ragunan.

Namun, Wahyudi menyebut hal itu wajar karena harimau merupakan hewan soliter atau hidup menyediri baik saat berburu maupun mengembara.

"Memang secara karakter harimau itu tidak bisa dicampur. Dia soliter, jadi memang paling disekat dengan kandang istirahat gitu ya. Kalau untuk kandang harimau sebenarnya dia sendiri, tidak berkelompok seperti singa," jelas Wahyudi.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas