Tribun

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penipuan Rekrutmen TKK Pemkot Bekasi 

Terduga pelaku penipuan yang merupakan oknum Kelurahan telah dipecat dan mengakui perbuatannya, tapi statusnya belum tersangka di kepolisian.

Editor: Theresia Felisiani
Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penipuan Rekrutmen TKK Pemkot Bekasi 
Tribun Jateng/Wid
Ilustrasi penipuan 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Polres Metro Bekasi Kota belum menetapkan tersangka di kasus dugaan penipuan rekrutmen Tenaga Kerja Kontrak (TKK) di Pemerintah Kota Bekasi.

Sementara itu, terduga pelaku yang merupakan oknum Kelurahan telah dipecat dan mengakui perbuatannya. 

Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan pihaknya mengaku masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

Sehingga pelaku masih belum ditetapkan tersangka.

"Untuk kasus TKK masih dalam penyelidikan, karna kami masih mencari untuk korban korban lainnya yang turut mengalami kejadian serupa. Karna tidak hanya satu kan korbannya," kata Kompol Erna, Jumat (8/10/2021).

Baca juga: Penuhi Janji, Wali Kota Bekasi Pecat Anak Buah yang Terlibat Penipuan Merangkap Calo Rekrutmen TKK

Baca juga: Pabrik Sokbreker Bekas di Kemayoran Digerebek, Ada Garis Polisi, Pemilik dan Pekerja Diperiksa

Sejauh ini, dikatakan Erna, Polres Metro Bekasi Kota masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi, dan mencari para korban lainnya yang dimungkinkan masih ada.

Bahkan beberapa bukti pendukung untuk menjerat pelaku ini pun juga terus dikumpulkan.

"Jadi masih dalam tahap pengembangan dan pengumpulan saksi-saksi yang mungkin saja bisa aja lebih dari satu korbannya dan masih mencari bukti-bukti lainnya," katanya.

Sebelumnya, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Bekasi telah menindaklanjuti terkait informasi adanya oknum Kelurahan yang Melakukan tindakan penipuan terkait rekrutmen Tenaga Kerja Kontra (TKK).

Dari tindak lanjut itu, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKKPD) Kota Bekasi, Karto mengakui telah memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan dan mengakui perbuatannya.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas