Tribun

Aksi Bejat Kakek Pejual Mainan Terhadap 8 Bocah di Penjaringan Terbongkar, Awalnya Ibu Korban Curiga

Seorang kakek berinisial Y (60) dilaporkan kepada polisi karena diduga melakukan tindak asusila terhadap sejumlah bocah di Penjaringan, Jakarta Utara

Penulis: Adi Suhendi
Aksi Bejat Kakek Pejual Mainan Terhadap 8 Bocah di Penjaringan Terbongkar, Awalnya Ibu Korban Curiga
Ahmad Zaimul Haq/Surya
Ilustrasi korban tindak asusila. Seorang kakek berinisial Y (60) dilaporkan kepada polisi karena diduga melakukan tindak asusila terhadap sejumlah bocah di Penjaringan, Jakarta Utara. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang kakek berinisial Y (60) dilaporkan kepada polisi karena diduga melakukan tindak asusila terhadap sejumlah bocah di Penjaringan, Jakarta Utara.

Diketahui Y yang berprofesi sebagai pedagangan mainan anak diduga melakukkan aksi bejatnya terhadap delapan bocah.

Dalam melakukan aksinya, pelaku kerap mengiming-imingi korbannya dengan mainan.

Terbongkarnya kasus tersebut berawal dari kecurigaan orang tua korban.

MW (43), ibu korban mengungkap kecurigaan muncul setelah putrinya berinisial N (8) tak mau lagi menjalankan salat di musala.

Alasannya, N takut bertemu dengan Y yang biasa dipanggilnya abah.

Menurut keterangan beberapa korban, Y melakukan tindak asusila di dalam musala saat situasi sedang sepi.

"Kalau disuruh salat enggak mau takut. Saya bilang, 'Takut kenapa?' (Dijawab), 'Enggak apa-apa, Ma, takut diomelin, ada Abah'," ujar MW saat ditemui di kediamannya dilansir dari Kompas.com, Jumat (19/11/2021).

Baca juga: Seorang Wanita Diduga Menjadi Korban Tabrak Lari di Penjaringan, Polisi Periksa Sopir Taksi Online

Tak hanya ke musala, menurut MW, putrinya juga merasa takut diajak pergi ke pasar malam, tempat Y berjualan mainan.

"Biasanya kan malam Senin, biasa ada pasar malam, kadang anak saya dikasih mainan. Awalnya anak senang, tapi lama-lama anaknya kalau ke pasar malam takut," kata MW.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas