Tribun

Kejaksaan Tetapkan Terpidana Wenhai Guan DPO

Made mengaku mengajukan penerbitan red notice untuk terpidana Wenhai Guan. Permintaan itu diajukan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta pada 25 Oktober

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Eko Sutriyanto
Kejaksaan Tetapkan Terpidana Wenhai Guan DPO
Serambi Indonesia
Ilustrasi DPO kasus korupsi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kejaksaan Negeri Jakarta Utara (Kejari Jakut) menetapkan terpidana kasus penganiayaan Andy Cahyady, Wenhai Guan sebagai daftar pencarian orang (DPO). Hal itu dilakukan sebagai upaya eksekusi warga negara asing (WNA) yang kabur ke Singapura itu. 

"DPO sudah, lagi kita proses ini. Kalau sudah red notice kan otomatis sudah dicari.

Cuma keberadaan belum kita pastikan, baru dari pihak penjamin," kata Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara (Kajari Jakut) Made Sudarmawan kepada wartawan, Sabtu (19/11/2021).

Made mengaku telah mengajukan penerbitan red notice untuk terpidana Wenhai Guan. Permintaan itu diajukan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta pada 25 Oktober 2021. 

"Upaya yang kita lakukan selain melakukan penggalangan ke penjamin, minggu lalu kita sudah meminta agar dicantumkan di red notice. Jadi, permintaan itu sudah sudah kita kirim melalui Kejaksaan Tinggi," ungkap Made. 

Baca juga: Pascainstruksi Jaksa Agung, Kejaksaan Terima Banyak Pengaduan Kasus Mafia Tanah dan Pelabuhan 

Andy Cahyady mendatangi Kejari Jakarta Utara bersama kuasa hukumnya, Muhammad Muchsin untuk menemui Made Sudarmawan. Andy datang mempertanyakan perkembangan proses eksekusi terpidana Wenhai Guan. 

"Kami berharap ada update penanganan eksekusi Wenhai Guan sejauh mana, apakah ada langkah-langkah yang efektif yang tegas untuk Wenhai Guan dan juga para penjaminnnya," kata kuasa hukum Andy, Muchsin. 

Andy mendesak Kejari Jakut menjemput paksa terpidana Wenhai Guan. Warga Singapura itu belum dieksekusi sejak Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor 84/PID/2021 PT DK tanggal 23 April 2021 bekekuatan hukum tetap.  

"Saya mohon agar pihak Kejari Jakut menetapkan Wenhai Guan masuk dalam DPO dan melakukan jemput paksa kepada Wenhai Guan untuk segera dilakukan eksekusi," tambah Andy. 

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas