Tribun

Gubernur Anies Instruksikan Jajarannya Evaluasi Kontraktor Sumur Resapan yang Bikin Jalan Rusak

Anies meminta jajarannya memastikan pembangunan sumur resapan berjalan dengan optimal dan tidak membahayakan orang lain.

Editor: Hasanudin Aco
Gubernur Anies Instruksikan Jajarannya Evaluasi Kontraktor Sumur Resapan yang Bikin Jalan Rusak
WARTA KOTA/WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Para perkerja menyelesaikan pembangunan sumur resapan di Jalan Adiwarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu(1/12/2021). Pembangunan resapan air di badan jalan banyak dikomentari warga yang bisa menimbulkan bahaya bagi penguna jalan. WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, meminta jajarannya dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk melakukan evaluasi kontraktor yang mengerjakan sumur resapan atau drainase vertikal.

Ia meminta jajarannya memastikan pembangunan sumur resapan berjalan dengan optimal dan tidak membahayakan orang lain.

"Kami instruksikan kepada OPD terkait, seperti Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk secepatnya mengevaluasi pekerjaan para kontraktor dalam membangun drainase vertikal," kata Anies dalam siaran persnya, Minggu (5/12/2021) seperti dikutip dari Kompas.TV.

Sebagian dari 20 sumur resapan yang berada di wilayah Pondok Labu dan Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, rampung diperbaiki. (Sumber: KOMPAS.com/Muhamad Isa Bustomi)
Sebagian dari 20 sumur resapan yang berada di wilayah Pondok Labu dan Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, rampung diperbaiki. (Sumber: KOMPAS.com/Muhamad Isa Bustomi) 

Anies menginstruksikan agar kontraktor drainase vertikal transparan sehingga pubik dapat turut mengetahui dan mengawasai pembangunan yang sedang berjalan maupun sumur resapan yang sudah beroperasi.

"Poinnya adalah agar sumur resapan berfungsi dengan optimal dalam mengatasi banjir/genangan, serta tidak membahayakan kepentingan umum seperti pengguna jalan," ujar Anies.

Baca juga: Sumur Resapan Tak Efektif Kendalikan Banjir, DPRD DKI Minta Teruskan Program Normalisasi Sungai

Lebih lanjut, Anies meminta jajarannya untuk mengidentifikasi masalah dan mengambil solusi atas masalah terkait pembangunan sumur resapan.

Anies memerintahkan jajarannya untuk mengumpulkan semua pihak yang terlibat dalam pembangunan proyek sumur resapan dan menegur para kontraktor agar proses pengerjaan sumur sesuai dengan standar.

"Lakukan segera dan panggil semua yang terlibat dalam pembangunan drainase vertikal, termasuk para pelaksana/kontraktor dan beri mereka pesan tegas agar proses pengerjaan drainase vertikal sesuai dengan standar, sehingga berfungsi optimal dan tidak mengganggu kepentingan umum, terutama jangan sampai membahayakan orang lain," kata Anies.

Para perkerja sedang membuat sumur resapan air dengan kedalaman 3 meter dan diameter 1 meter di Jalan Rawa Simpruk, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu(10/11/2021). Ribuan sumur resapan dibuat  di lima wilayah Jakarta untuk mengurangi genangan air. WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Para perkerja sedang membuat sumur resapan air dengan kedalaman 3 meter dan diameter 1 meter di Jalan Rawa Simpruk, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu(10/11/2021). Ribuan sumur resapan dibuat di lima wilayah Jakarta untuk mengurangi genangan air. WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN (WARTA KOTA/WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN)

Sebelumnya, tutup sejumlah sumur resapan di Jalan Lebak Bulus III, Cilandak, Jakarta Selatan, rusak atau ambles sehingga membuat kondisi jalan tidak rata.

Kondisi itu dikhawatirkan membahayakan pengendara. Deretan sumur resapan itu kemudian diaspal.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas