Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Amarah Warga Tak Terbendung, Rumah Guru Ngaji yang Diduga Cabuli 5 Anak Didiknya Dirusak

Emosi dengan aksi bejat guru ngaji diduga cabuli 5 anak didiknya, ratusan warga geruduk dan rusak rumah pelaku, polisi sudah turun tangan.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Amarah Warga Tak Terbendung, Rumah Guru Ngaji yang Diduga Cabuli 5 Anak Didiknya Dirusak
Kompas.com/ Shutterstock
Ilustrasi kekerasan terhadap anak 

TRIBUNNEWS.COM, TENJOLAYA - Seorang pria berinsial EM harus berurusan dengan polisi lantaran diduga telah mencabuli 5 gadis kecil.

Pria berusia 37 tahun itu nyaris jadi korban amukan warga yang kesal karena ulah bejatnya.

Warga emosi lantaran EM yang dikenal sebagai seorang guru ngaji itu tega mencabuli anak muridnya sendiri.

Peristiwa ini membuat geger warga di Desa Setu Daun, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Saat ini, pelaku tengah dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh aparat kepolisian Polres Bogor.

Diduga Cabuli 5 Bocah, Rumah Guru Ngaji di Bogor Dirusak Ratusan Warga

Amarah warga di Kampung Gunung Leutik, Desa Situ Daun, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, tidak terbendung.

Rekomendasi Untuk Anda

Warga di kampung tersebut emosi lalu merusak sebuah rumah milik guru mengaji yang diduga telah mencabuli lima anak didiknya.

Perusakan terhadap rumah guru ngaji itu terjadi, Rabu (19/1/2022), malam.

rumah guru ngaji cabul tenjolaya
Kondisi rumah guru ngaji di Tenjolaya yang dirusak warga

Pelaku Sempat Tidak Mengakui Perbuatan Bejatnya

Dede (27) warga sekitar menceritakan, malam itu warga kesal dengan ulah pelaku yang melakukan pencabulan pada anak didiknya.

“Awalnya ia tidak mengaku, namun setelah warga mendesak pelaku akhirnya mau mengakui perbuatanya," ujar Dede.

Keterangan Kepala Desa

Sementara itu, Kepala Desa Situ Daun, Kecamatan Tenjolaya, Muhamad Jai membenarkan bahwa telah mendapat laporan dari warga terkait adanya kasus asusila yang dilakukan guru ngaji di wilayahnya.

"Sebelumnya saya mendapat laporan tentang adanya massa yang mendatangi rumah guru ngaji," paparnya.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas