Tribun

Virus Corona

Temuan 222 Kasus Positif di 190 Sekolah, Dinkes DKI Tegaskan Tak Ada Klaster Sekolah, Ini Alasannya

Dinas Pendidikan DKI pastikan tak ada klaster sekolah meski ada 222 temuan kasus di 190 sekolah, Anies beberkan alasan PTM tak bisa segera dihentikan.

Penulis: Theresia Felisiani
zoom-in Temuan 222 Kasus Positif di 190 Sekolah, Dinkes DKI Tegaskan Tak Ada Klaster Sekolah, Ini Alasannya
Tribunnews/JEPRIMA
Siswa mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN Cipinang Melayu 05, Jakarta Timur, Senin (3/1/2022). Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen di seluruh sekolah dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Proses PTM 100 persen murid setiap kelas ini sudah diberlakukan seperti belajar mengajar umumnya sebelum ada pandemi Covid-19. Hanya saja, waktu proses belajar mengajar kali ini masih dibatasi. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dinas Kesehatan DKI Jakarta sebut ada 190 sekolah di DKI Jakarta yang teridentifikasi temuan kasus positif Covid-19 selama pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas berlangsung.

Kondisi ini terungkap saat Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana rapat kerja bersama Komisi E DPRD DKI.

Meski ada ratusan orang yang terpapar Covid-19 di lingkungan sekolah, anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini memastikan, positivity rate masih di bawah 5 persen.

Baca juga: Dalam 2 Minggu, Pasien Covid-19 di RSUD Kota Depok Naik 5 Kali Lipat, Ada Juga Bayi yang Terpapar

Untuk itu, Nahdiana menegaskan bahwa hingga kini belum ada klaster penularan Covid-19 di lingkungan sekolah.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkap alasan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Ibu Kota tak bisa langsung dihentikan.

Dinkes DKI Identifikasi Temuan Kasus Positif Covid-19 di 190 Sekolah

Dinas Kesehatan DKI Jakarta sebut ada 190 sekolah di DKI Jakarta yang teridentifikasi temuan kasus positif Covid-19 selama pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas berlangsung.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana dalam rapat kerja bersama Komisi E DPRD DKI.

"Karena ini kan buka tutup ya ada yang dari 99 ini sudah buka memang datanya Ini mengalami penambahan dari data ACF yang dilakukan oleh teman-teman Dinas Kesehatan mengalami penambahan-penambahannya menjadi 190 (sekolah)," katanya, Rabu (2/2/2022).

Baca juga: Anies Tunggu Jawaban Menteri Luhut Soal Usulan PTM Dihentikan Sebulan ke Depan

Namun ia memastikan jumlah ini berdasarkan data yang dihimpun secara mandiri oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta di berbagai jenjang pendidikan.

Adapun dari jumlah tersebut, Dinkes DKI Jakarta menemukan adanya penutupan sekolah secara dua kali, lantaran penemuan kasus aktif yang berulang.

"Sedangkan di sinkronkan datanya dengan laporan yang sifatnya mandiri dari kami apa maksudnya supaya tuntas," lanjutnya.

Tidak Ada Klaster Sekolah Meski Terdapat 222 Temuan Kasus Covid-19

Dinas Pendidikan DKI memastikan tidak ada klaster sekolah meski terdapat 222 temuan kasus Covid-19.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas