Tribun

Terakhir Nongkrong di Kafe Lalu Hilang 3 Hari, Kini RA Ditemukan Tewas di Sungai Cipakancilan 

Rizki ditemukan tewas di Sungai Cipakancilan usai dinyatakan hilang oleh anggota keluarganya sejak hari Sabtu (26/3/2022).

Editor: Theresia Felisiani
zoom-in Terakhir Nongkrong di Kafe Lalu Hilang 3 Hari, Kini RA Ditemukan Tewas di Sungai Cipakancilan 
ilustrasi jenazah 

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Pemuda bernama RA (23) asal Kedunghalang Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, ditemukan meninggal di Sungai Cipakancilan, Sukaraja, Kabupaten Bogor, Selasa (29/3/2022).

RA ditemukan tewas usai dinyatakan hilang oleh anggota keluarganya sejak hari Sabtu (26/3/2022).

Usai ditemukan tewas, jenazah RA langsung dilarikan menuju RSUD Ciawi untuk dilakukan proses autopsi.

Baca juga: Sia-sia, 4 Maling Curi dan Gotong Kotak Amal di Masjid Kawasan Pancoran, Ternyata Isinya Kosong 

Baca juga: Kakinya Dibakar 3 Pelajar SMP, Bocah SD di Pasar Rebo Tak Berani Keluar Rumah dan Jadi Pendiam

Polresta Bogor Kota terus dalami kasus penemuan RA yang ditemukan tewas pada hari Selasa (29/3/2022) di Sungai Cipakacilan, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Kasubsi Penmas Polresta Bogor Kota Iptu Rachmat Gumilar mengatakan, saat ini pihaknya sudah mengantongi beberapa informasi terkait hal tersebut.

"Polresta Bogor Kota sudah langsung lakukan olah TKP ditemukannya RA. Sudah mendapatkan informasi," ucapnya dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Rabu (30/3/2022).

Dari hasil olah TKP itu, sambung Rachmat, pihaknya melakukan identifikasi kendaraan yang digunakan oleh korban.

Ditemukan, kendaraan yang ditumpangi oleh RA, ada sebuah tanda-tanda korban sempat menyerempet pembatas jembatan.

"Penemuan mayat, penemuan motor dan identifikasi R2 Korban sudah dilakukan. Untuk penemuan motor korban pada hari Senin (28/3/2022) di atas Jembatan 1, Jalan Ahmad Yunus, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor," katanya.

"Didapatkan tanda-tanda korban sempat menyerempet pembatas jembatan, karena ada lecet pada bagian kanan depan dan belakang kendaraan korban," jelasnya.

Baca juga: Cabuli 2 Bocah SD di Mushola Iming-iming Uang Rp 10 Ribu, Pria di Jonggol Meringkuk Dalam Tahanan

Baca juga: Polemik Anggaran Baju Dinas DPRD DKI Capai Rp 1,7 Miliar, Wagub hingga Anggota Dewan Bersuara

Sedangkan, dari hasil pemeriksaan luar korban, Rachmat memastikan, tidak ditemukannya indikasi korban kejahatan.

Luka pada tangan korban hanya lecet akibat kendaraannya menyerempet pembatas jalan.

Sehingga, korban diduga pasti mengalami kecelakaan tunggal.

"Hasil Pemeriksaan luar, korban tidak ada tanda tanda kekerasan dalam tubuh korban dan posisi helm masih terpakai oleh korban. Korban diduga adalah laka tunggal," jelasnya.

Meski begitu, tegas Rachmat, pihaknya terus lakukan penyelidikan lanjutan untuk mendapatkan informasi tambahan.

"Hasil pemeriksaan 7 orang saksi, korban bersama saksi terakhir berada di Kafe Jose sampai pukul 02.35 WIB pada hari Selasa (29/3/2022). Kita terus dalami termasuk memeriksa rekaman CCTV," tandasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul 3 Hari Hilang, Pemuda Kedunghalang Tewas di Sungai Cipakancilan, Luka di Tubuh Korban Ungkap Fakta,

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas