Tribun

Korban Pembacokan di Tanjung Priok Sempat Teriak Minta Tolong, Warga Takut Keluar Rumah

Kasus pembacokan sadis di Jalan Kebon Bawang VII, Tanjung Priok, Jakarta Utara, menggemparkan warga.

Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Korban Pembacokan di Tanjung Priok Sempat Teriak Minta Tolong, Warga Takut Keluar Rumah
merekamjakarta
Pembacokan sadis di Jalan Kebon Bawang VII, Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (13/7/2022) sekitar pukul 03.46 WIB 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus pembacokan sadis di Jalan Kebon Bawang VII, Tanjung Priok, Jakarta Utara, menggemparkan warga.

Pembacokan itu terekam CCTV menewaskan seorang pria.

Korban didatangi, dikejar, dan dibacok pelaku yang berjumlah dua orang saat sedang memainkan handphone-nya di depan sebuah rumah pada Selasa (12/7/2022) dini hari menjelang pukul 04.00 WIB.

Baca juga: Pria Dibacok Bertubi-tubi di Tanjung Priok, Pelaku Kejar Korban Sambil Ayunkan Senjata Tajam

Penjelasan Warga

Aldi (38), pemilik warung di lokasi kejadian, sempat mendengar teriakan minta tolong seorang pria yang dibacok berkali-kali di depan indekos Jalan Kebon Bawang VII.

Ia mendengar sampai empat kali permintaan tolong dari korban pada saat kejadian, Selasa (12/7/2022) subuh itu.

Tapi ia tak berani keluar dari warungnya karena takut jadi sasaran pembacokan si pelaku.

"Saya denger teriakan minta tolong, saya kan mau keluar takut juga jadi sasaran. Dia teriak minta tolong doang, tiga kali sampe empat kali lah," kata Aldi saat ditemui di lokasi, Kamis (14/7/2022).

Aldi yang sedang terlelap di dalam warung kecilnya dibangunkan suara teriakan kencang minta tolong dari korban sekira menjelang pukul 4.00 WIB.

Dari dalam warung, Aldi sempat mengintip keluar namun tak mendapatkan gambaran jelas apa yang terjadi di Jalan Kebon Bawang VII saat itu.

Apalagi, teriakan yang tadi terdengar beberapa kali tiba-tiba menghilang begitu saja sehingga Aldi menganggapnya hanya ribut-ribut biasa.

"Saya juga mikirnya udah pasti berantem sama pada minum atau apa gitu, jadi mau keluar juga takut. Eh abis itu udah nggak kedengeran lagi teriakannya, orangnya juga udah kabur," kata Aldi.

Kemudian, pagi harinya, Aldi mendapati ada bercak darah yang berceceran di depan warungnya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas