Tribun

Aksi Wakil Ketua DPRD Depok Tajudin Tabri Aniaya Sopir Truk Disorot Mahfud MD: Tak Perlu Emosional

Aksi Wakil Ketua DPRD Depok Tajudin Tabri menganiaya Ahmad Misbah, seorang sopir truk di Depok mendapat sorotan dari Menkopolhukam Mahfud MD.

Penulis: Abdi Ryanda Shakti
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Aksi Wakil Ketua DPRD Depok Tajudin Tabri Aniaya Sopir Truk Disorot Mahfud MD: Tak Perlu Emosional
Kolase Tribunnews.com: Instagram.com/romansasopirtruck dan
(Kiri) Foto Anggota DPRD Kota Depok, Tajudin Tabri dan (Kanan) Viral video saat anggota DPRD Depok memberi hukuman kepada sopir truk dengan cara disuruh push up dan berguling-guling di aspal. Aksi Wakil Ketua DPRD Depok Tajudin Tabri menganiaya Ahmad Misbah, seorang sopir truk di Depok mendapat sorotan dari Menkopolhukam Mahfud MD. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdi Ryanda Shakti

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPRD Depok, Tajudin Tabri mendadak viral lantaran aksi arogansinya menganiaya Ahmad Misbah (22), seorang sopir truk di Depok, Jawa Barat.

Aksi Tajudin disorot Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD.

Baca juga: Ini Penampakan Pipa Gas Pemicu Wakil Ketua DPRD Kota Depok Ngamuk Hukum Sopir Truk Push Up

Dalam akun Twitter resminya pada Sabtu (24/9/2022), Mahfud menyebut seorang pejabat tidak boleh menunjukkan arogansinya di depan umum.

"Waduh, sepertinya tak boleh loh, pimpinan atau anggota DPRD menghukum orang secara fisik di tengah jalan. Bupati atau Gubernur pun tak boleh," kata Mahfud MD seperti dikutip, Minggu (25/9/2022).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini menegaskan tidak sepatutnya seorang pejabat emosional dalam situasi dan kondisi apapun.

"Sebaiknya proporsional tak perlu emosional," ucapnya.

Sebelumnya, Aksi Wakil Ketua DPRD Depok, Tajudin Tabri menyuruh seorang sopir truk untuk melakukan push up dan berguling-guling di Jalan Raya Krukut, Limo, viral di media sosial.

Tajudin bahkan ketika itu juga menginjak sopir tersebut saat melakukan push up.

Tajudin sendiri akhirnya mengakui bahwa pria yang ada di dalam video itu adalah dirinya.

Dia juga menyebut bahwa tindakan itu merupakan sebuah kekhilafan.

"Saya melampaui batas kewenangan saya, bukan tugas saya menghukum itu, tapi didasari kekhilafan saya," kata Tajudin saat dihubungi, Jumat (23/9/2022).

Baca juga: Klarifikasi Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri Hukum Sopir Truk Push Up: Memuncak Emosi Saya

Lalu apa sebenarnya pemicu kejadian tersebut?

Dalam konferensi persnya, ia mengaku mendapat telepon dari masyarakat sekitar ihwal truk yang melintas di Jalan Raya Kerukut, Limo, dan muatannya mengenai pagar pembatas pipa gas yang ada di lokasi.

Wiki Terkait

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas