Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Devi Karmawan Disebut Kehabisan Napas di dalam Toren Air, Warga Dengar Bunyi Cekikan

Berdasarkan keterangan kepolisian, Devi meninggal dunia diduga karena kehabisan nafas di dalam toren air.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Erik S
zoom-in Devi Karmawan Disebut Kehabisan Napas di dalam Toren Air, Warga Dengar Bunyi Cekikan
Tribun Tangerang/Ikhawana Mutuah Mico
Jasad seorang pria bernama Devi Karmawan (27) ditemukan di sebuah toren air di kediaman salah satu warga di Gang Samid Sian RT 003 RW 01, Pondok Aren, Tangerang Selatan pada Senin (27/5/2024). 

TRIBUNNEWS.COM, PONDOK AREN - Penemuan mayat Devi Karmawan (27) di dalam toren air membuat gempar warga Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, Senin (27/5/2024).

Toren air itu milik tetangga Devi, Sutrisno (46).

Berdasarkan keterangan kepolisian, Devi meninggal dunia diduga karena kehabisan napas di dalam toren air.

Baca juga: Pamit ke Ibunya Beli Kopi, Pria di Tangsel Ditemukan Membusuk di Dalam Toren Warga 

"Dugaan kami sementara yang bersangkutan kehabisan nafas di dalam toren," ucap Kapolsek Pondok Aren, Kompol Bambang Askar Sodiq, di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (28/5/2024) malam.

Dimana letak toren air tersebut?

Toren air berisikan mayat laki-laki (Devi) itu berada tepat di belakang rumah pemiliknya, Sutrisno.

Toren air dipasang di belakang rumah, dimana akses menuju lokasi tersebut cukup sulit, karena hanya ada jalan setapak.

Rekomendasi Untuk Anda

Tak hanya jalan setapak, di samping jalan tersebut terdapat saluran got, sehingga lokasi cukup sulit ditemui dan tersembunyi.

Mayat Devi yang diduga sudah meninggal beberapa hari dalam toren, mengeluarkan bau tidak sedap, sehingga membuat Sutrisno curiga.

Sutrisno pemilik toren sempat mengira bahwa ada bangkai hewan dalam torennya.

"Airnya, hari senin itu mulai bau banget, keruh, ada busanya, bau bangkai," kata Sutrisno.

Rasa curiga Sutrisno makin terasa karena ada tiga lalat hijau di atas torennya yang tertutup.

Ketika membuka toren tersebut, Sutrisno menyadari bahwa bau bangkai tersebut bukan datang dari hewan melainkan manusia.

Baca juga: Detik-detik Penemuan Jasad Pria dalam Toren di Tangsel, Kondisi Sudah Membusuk dan Membengkak

"Itu bukan bangkai cicak seperti yang saya curigai, sebesar bantal," kata Sutrisno.

Sampai akhirnya mayat Devi dikeluarkan dari toren air, dan dibawa ke rumah sakit Kramatjati, Jakarta Timur guna menjalani otopsi.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas