Kompleks Polri Pondok Karya Jaksel Banjir, Warga Memilih Bertahan di Rumah
Kompleks Polri Pondok Karya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan terdampak banjir akibat curah hujan yang tinggi
Penulis:
Abdi Ryanda Shakti
Editor:
Erik S
Ringkasan Berita:
- Kompleks Polri Pondok Karya, Jakarta Selatan, terendam banjir akibat hujan deras dengan ketinggian air sekitar 55 sentimeter.
- Warga memilih bertahan di rumah dan hanya meminta bantuan perahu untuk beraktivitas ke jalan besar.
- BPBD DKI mencatat ratusan RT dan puluhan ruas jalan di Jakarta juga terdampak banjir dan terus ditangani petugas.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kompleks Polri Pondok Karya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan terdampak banjir akibat curah hujan yang tinggi pada Jumat (23/1/2026).
Pantauan Tribunnews.com sekira pukul 10.00 WIB, air berwarna coklat masih menggenangi komplek yang memang menjadi lokasi langganan banjir.
Meski begitu, warga memilih untuk tidak mengungsi dan bertahan di rumahnya masing-masing.
"Untuk warga, sampai saat ini tidak ada yang di penampungan. Semua masih berada di kediaman atau di rumah masing-masing," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes I Putu Yuni Setiawan kepada wartawan di lokasi, Jumat.
Warga, kata Putu, hanya meminta bantuan evakuasi untuk ke depan jalan besar guna beraktivitas seperti kerja dan membeli makan.
Dari pantauan, petugas gabungan membantu warga yang ingin beraktivitas dengan menggunakan perahu karet.
"Karena memang sudah langganan di sini , sehingga konstruksi rumah mereka juga sudah tinggi. Memang jalanan tergenang, tapi rumah tinggi," ucapnya.
Lebih lanjut, Putu mengatakan saat ini debit air sudah mulai surut. Dari data yang ada, ketinggian air di komplek tersebut hanya setinggi 55 cm.
"Sekarang saat ini sudah ada di ketinggian 55 centimeter. Dan mudah-mudahan tidak ditambah lagi diguyur hujan, sehingga itu akan terus turun, karena aliran air itu lancar, tidak tersumbat dan menggenang," jelasnya.
Informasi, Curah hujan yang cukup tinggi yang melanda Jakarta dan sekitarnya mengakibatkan sejumlah wilayah terdampak banjir pada Jumat (23/1/2026).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga pukul 07.00 WIB, ada 125 RT dan 14 Ruas Jalan yang terendam banjir hingga setinggi 150 cm.
"Hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Kamis, 22 Januari 2026 menyebabkan terjadinya beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta," kata Kapusdatin BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan dalam keterangannya, Jumat.
Yohan mengatakan BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah.
Selain itu, koordinasi dengan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik.
Baca juga: Hujan Deras Picu Banjir Jakarta: 125 RT Terendam, Pemprov Berlakukan WFH dan PJJ
"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat. BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam nonstop," tukas Yohan.
Baca tanpa iklan