Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Anak Suderajat Pedagang Es Gabus Minta Maaf, Singgung soal Jawaban sang Ayah yang Berlebihan

Pedagang es gabus, Suderajat, terindikasi mengalami gangguan mental sehingga kesulitan dalam berkomunikasi.

Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Pedagang es gabus, Suderajat, terindikasi mengalami gangguan mental yang menyebabkan dia kesulitan berkomunikasi.
  • Kondisi itu diduga kuat membuat Suderajat memberikan pernyataan tak sesuai soal kasus tuduhan berjualan es gabus berbahan spons.
  • Hal ini diketahui setelah pihak Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, melakukan asesmen terhadap Suderajat.

TRIBUNNEWS.com - Anak pedagang es gabus bernama Suderajat, Andi, meminta maaf atas pernyataan sang ayah kepada sejumlah pihak soal kasus tuduhan spons beberapa waktu lalu.

Permintaan maaf ini disampaikan Andi setelah hasil peninjauan Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengindikasikan Suderajat mengalami keterbatasan dalam berkomunikasi.

Kondisi itu diduga kuat menjadi pemicu Suderajat memberikan pernyataan yang tak sesuai soal kasus tuduhan spons yang menimpanya.

Atas hal itu, Andi meminta maaf kepada sejumlah pihak karena Suderajat memberikan jawaban yang tak sesuai atau berlebihan.

"Kami selaku pihak keluarga Pak Suderajat, mohon maaf atas beberapa jawaban bapak, baik itu saat bersama Pak Gubernur Jawa Barat maupun di televisi, yang dianggap berubah-ubah atau bahkan berlebihan," kata Andi, Senin (2/2/2026), dikutip dari Kompas.com.

Diketahui, Suderajat terindikasi  mengalami gangguan kejiwaan pascatrauma, terlebih setelah dituduh berjualan es gabus berbahan spons.

Baca juga: Produsen Es Gabus yang Dijual Suderajat Buka Suara: Spons Lebih Mahal, Untung Nggak Ada

Rekomendasi Untuk Anda

Kondisinya itu membuat Suderajat kesulitan berkomunikasi.

Tak hanya Suderajat, sang istri pun juga terindikasi kesulitan berkomunikasi dan gangguan pendengaran.

"Kemarin itu kami ke lapangan, melihat ada pertanyaan-pertanyaan yang terkesan tidak nyambung (saat dijawab)."

"Apakah memang persoalan pendidikan atau bukan, ini kami akan coba koordinasi dengan pihak media," kata Sekretaris Kecamatan Bojonggede, Elfi Nila Hartani, Senin.

Sebelumnya, kondisi Suderajat telah disampaikan oleh Camat Bojonggede, Tenny Ramdhani.

Tenny menuturkan Suderajat kesulitan berkomunikasi karena diduga mengalami gangguan mental pascatrauma.

Penjelasan ini disampaikan Tenny menyusul rumor yang mengatakan Suderajat berbohong  mengenai kondisinya, terlebih saat bertemu Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

"Lalu kemudian terkait banyak rumor tentang Pak Suderajat, mungkin jawabannya ketika ditanya (Dedi Mulyadi dalam video) selalu berubah-ubah dan terkesan seperti berbohong."

"Hasil dari asesmen kami, itu terdapat indikasi disabilitas, baik pada Pak Suderajat maupun istrinya," jelas Tenny, Jumat (30/1/2026), masih dari Kompas.com.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas