Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Anggotanya Dianiaya Bahar Bin Smith, Siang ini 2000 Banser Geruduk Polres Metro Tangerang Kota 

Solidaritas penganiayaan terhadap anggota Banser bernama Rida oleh Bahar Bin Smith, 2000 anggota Banser bakal geruduk Polres Metro Tangerang Kota

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Anggotanya Dianiaya Bahar Bin Smith, Siang ini 2000 Banser Geruduk Polres Metro Tangerang Kota 
HO/IST/Tribunnews.com/TribunJabar.com
BAHAR BIN SMITH TERSANGKA - Kolase foto Bahar bin Smith. Solidaritas penganiayaan terhadap anggota Banser bernama Rida oleh Bahar Bin Smith, 2000 anggota Banser bakal geruduk Polres Metro Tangerang Kota pada Sabtu (7/2/2026) siang. 

Ringkasan Berita:
  • Bahar Bin Smith tersangka penganiayaan, 2000 anggota Banser bakal geruduk Polres Metro Tangerang Kota pada Sabtu (7/2/2026) pukul 13.00WIB. .
  • Aksi ini merupakan bentuk solidaritas atas kasus dugaan penganiayaan terhadap anggota Banser bernama Rida oleh Bahar Bin Smith.
  • Massa aksi tidak hanya berasal dari Kota Tangerang, melainkan datang dari berbagai daerah di Indonesia.

 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Sekira 2.000 anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) melakukan aksi solidaritas atas kasus penganiayaan terhadap satu kader Banser bernama Rida yang diduga melibatkan Bahar bin Smith.

Rencananya siang ini, Sabtu (7/2/2026) 2000 anggota Banser bakal menggeruduk Polres Metro Tangerang Kota

Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Tangerang, Midyani, mengatakan aksi tersebut akan digelar pukul 13.00 WIB.

Agendanya mulai dari apel hingga doa bersama di depan kantor Polres Metro Tangerang Kota.

“Kami akan menggelar apel dan doa bersama sebagai bentuk solidaritas dan keprihatinan atas peristiwa penganiayaan terhadap kader kami,” ujar Midyani kepada TribunTangerang.com, Jumat (6/2/2026).

Baca juga: Giliran Ibunda Bahar Bin Smith Laporkan Istri Anggota Banser ke Polres Bogor Tuduhan Berita Bohong 

Rekomendasi Untuk Anda

Midyani menyebutkan, massa aksi tidak hanya berasal dari Kota Tangerang, melainkan datang dari berbagai daerah di Indonesia. 

Bahkan, ratusan kader Banser dari Jawa Tengah dan Jawa Timur telah tiba di wilayah Banten sejak Kamis (5/2/2026).

Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat GP Ansor, Rifqi Al Mubarok, juga dikonfirmasi akan hadir dan memimpin langsung aksi tersebut.

“Aksi ini merupakan instruksi langsung dari pimpinan pusat GP Ansor, termasuk Kasat Korps Nasional Banser, serta didukung GP Ansor Provinsi Banten. Kami berdiri bersama Rida sebagai korban penganiayaan,” tegas Midyani.

Ia menegaskan, selama hampir 90 tahun berdiri sejak 24 April 1934, GP Ansor tidak pernah menggelar aksi unjuk rasa secara serentak. 

Namun, kasus penganiayaan terhadap kader Banser yang terjadi pada Minggu (21/9/2025) dinilai telah melampaui batas toleransi.

"Selama hampir 90 tahun Ansor enggak pernah menggelar aksi, tidak ada sejarahnya Ansor buat rusuh, tidak pernah sekalipun membuat onar, apalagi sampai melakukan tindak kekerasan, sangat tidak mungkin," ungkapnya.

Baca juga: Timeline Kasus Terbaru Bahar Bin Smith: dalam 5 Bulan Jadi Tersangka Diduga Aniaya Anggota Banser

Adapun sejumlah sikap yang akan disampaikan dalam aksi besok ialah menjadi wujud nyata solidaritas terhadap korban penganiayaan bernama Rida dan mendorong pihak kepolisian bertindak tegas kepada seluruh pelaku yang terlibat penganiayaan terhadap kader Banser.

"Pesan yang kami ingin sampaikan adalah Kapolres Metro Tangerang Kota tidak boleh ragu menghadapi kasus ini, kami enggak banyak menuntut kok," ungkapnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas