Driver Ojol Diduga Dianiaya di Kembangan, Korban Laporkan Pelaku ke Polisi
Driver ojol diduga dianiaya di Kembangan, korban lapor polisi, terduga pelaku anggota Mabes TNI.
Penulis:
Reynas Abdila
Editor:
Glery Lazuardi
“Saya cuma nanya alamat, tapi dia malah marah-marah,” ujar Hasan.
Meski ragu, Hasan tetap mengantar penumpang ke lokasi yang dimaksud karena sudah malam dan penumpang mengaku tidak mengetahui jalan.
Setibanya di depan rumah, anak dari pria yang ditelepon sudah menunggu dan langsung menegur Hasan dengan nada menantang.
Adu mulut pun terjadi hingga motor Hasan ditendang.
“Sempat cekcok mulut di situ. Akhirnya dia menendang motor saya. Saya tidak terima, lalu saya dorong. Dia memukul saya, saya balas memukul. Setelah itu bapaknya datang membawa besi dan memukul kepala saya,” tutur Hasan.
Atas kejadian tersebut, Hasan telah membuat laporan ke Polsek Kembangan dan berharap laporannya dapat ditindaklanjuti.
“Ya semoga ditindaklanjuti. Jangan ada orang-orang yang punya jabatan bisa bertindak seenaknya,” tegasnya.
Baca juga: Asintel Danpaspampres Angkat Bicara Soal Kasus Penganiayaan Ojol: Pelakunya Anggota Denma Mabes TNI
Klarifikasi
Beredar kabar di pelaku terduga pelaku merupakan anggota Paspampres.
Merespons hal itu Asisten Intelijen Komandan Paspampres Kolonel Inf Mulyo Junaidi menyampaikan klarifikasi terkait kabar yang menyebut terduga pelaku merupakan anggota Paspampres.
Menurutnya, terduga pelaku bukan anggota Paspampres.
“Tadi sudah saya cek, rupanya yang bersangkutan bukan anggota Paspampres, melainkan anggota Mabes TNI, Denma,” kata Junaidi kepada wartawan.
Ia menegaskan, kasus tersebut ditangani oleh Mabes TNI.
“Sudah kami klarifikasi, terduga pelaku adalah Kapten Cpm Antoni, anggota Denma Mabes,” ujarnya.
Baca tanpa iklan