Kecelakaan Maut: Gerbong Khusus Wanita KRL Commuter Line Dihantam Keras KA Argo Bromo Anggrek
Benturan keras antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek menyebabkan puluhan korban luka, dengan mayoritas mengalami patah tulang
Penulis:
garudea prabawati
Editor:
Tiara Shelavie
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 54 korban dirawat di RSUD Kota Bekasi, dengan 15 sudah pulang dan 17 masih dirawat inap.
- Dua korban dalam kondisi serius dan sedang dipersiapkan untuk menjalani operasi.
- Mayoritas korban mengalami patah tulang akibat benturan keras di gerbong khusus perempuan.
TRIBUNNEWS.COM - Kecelakaan tragis yang melibatkan KRL Commuter Line dan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur menyisakan luka mendalam bagi para penumpang.
Khususnya di gerbong khusus wanita yang menjadi titik benturan paling parah.
Direktur Utama (Dirut) PT KAI Bobby Rasyidin sebelumnya mengatakan korban tewas kecelakaan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek ini terdapat 14 orang, per Selasa (28/4/2026) pukul 08.45 WIB.
Sementara korban luka-luka terdapat 84 orang dan masih ada korban yang terperangkap di gerbong.
Mengutip tayangan Breaking News Kompas TV, Selasa (28/4/2026) korban luka-luka satu di antaranya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi.
Di rumah sakit tersebut tercatat sebanyak 54 korban luka telah mendapatkan perawatan medis.
Dari jumlah tersebut, 15 orang telah diperbolehkan pulang setelah kondisinya membaik.
Sementara itu, 17 korban lainnya masih menjalani perawatan inap, dan dua penumpang kini dalam tahap persiapan untuk menjalani operasi akibat luka serius yang diderita.
Sebagian besar korban mengalami patah tulang serta cedera akibat kerasnya benturan.
Baca juga: Kecelakaan KA di Bekasi Timur, Prabowo Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Ribuan Perlintasan Kereta
Hal ini terjadi setelah KA Argo Bromo Anggrek menghantam bagian belakang KRL Commuter Line, tepatnya pada gerbong terakhir yang merupakan gerbong khusus perempuan.
Kerasnya tabrakan membuat kondisi gerbong mengalami kerusakan parah dan menyebabkan banyak penumpang mengalami cedera serius.
Hingga kini, penanganan medis terhadap para korban masih terus dilakukan secara intensif oleh tim tenaga kesehatan.
Gerbong KRL Khusus Wanita Rusak Parah
Gerbong penumpang KRL khusus wanita terlihat mengalami kerusakan parah akibat benturan.
Petugas menggunakan peralatan khusus untuk membuka akses menuju bagian dalam kereta untuk menjangkau penumpang yang masih terjebak dalam gerbong.
Baca tanpa iklan