Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Hidayat Nur Wahid: Ideologi Pancasila Jaga Indonesia dari Perpecahan

Hadirnya Pancasila, menurut HNW, ternyata dirasakan masyarakat memiliki peran penting di tengah-tengah kepungan aksi dan ancaman disintegrasi bangsa d

Hidayat Nur Wahid: Ideologi Pancasila Jaga Indonesia dari Perpecahan
MPR RI
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kerjasama MPR RI dengan ormas Lingkar Reformis, di aula Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (8/7). 

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) berpendapat bahwa bangsa Indonesia sangat beruntung memiliki Pancasila sebagai ideologi bangsa.

Hadirnya Pancasila, menurut HNW, ternyata dirasakan masyarakat memiliki peran penting di tengah-tengah kepungan aksi dan ancaman disintegrasi bangsa dalam sejarah perjalanan bangsa hingga kini.

"Pancasila yang merupakan saripati karakter bangsa Indonesia yang kemudian dirumuskan pendiri bangsa kita menjadi ideologi, ternyata masih mampu mempertahankan keutuhan bangsa kita dari ancaman perpecahan dari awal mula dirumuskan hingga kini," katanya.

Hal tersebut dikemukakan HNW saat acara Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kerjasama MPR RI dengan ormas Lingkar Reformis, di aula Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (8/7).

Diungkapkan HNW, kesaktian Pancasila sebagai ideologi bangsa yang mampu merekatkan seluruh bangsa Indonesia dengan keberagaman dan perbedaan yang sangat luarbiasa adalah anugerah istimewa yang harus dijaga seluruh anak bangsa.

Bagi HNW, ideologi suatu bangsa tidak bisa dianggap remeh. Negara sebesar Uni Soviet saja yang memegang predikat sebagai negara besar, negara adi kuasa dan negara superpower, tanpa perang, tanpa serangan, tanpa agresi bisa hancur terpecah belah karena terjadi peningkatan kekerasan yang disebabkan persaingan nasionalisme antar etnis terutama sejak masa Perestroika diterapkan.

sosialisasi 4 pilar
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kerjasama MPR RI dengan ormas Lingkar Reformis, di aula Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (8/7).

"Jika saja persaingan etnis yang terjadi di Soviet yang menyebabkan kehancuran terjadi di Indonesia, dampak kehancurannya akan lebih dahsyat sebab etnis di Soviet tidak berbaur masing-masing menetap di daerahnya. Sedangkan di IIndonesia antar etnis sudah sangat berbaur. Ada daerah yang banyak ditinggali penduduk etnis yang berbeda," terangnya.

Dengan kompleks serta uniknya perbedaan etnis di Indonesia tersebut, Pancasila hadir sebagai perekat menjadi sebuah ideologi yang diterima baik semua kalangan.

"Maka dari itulah, kita bangsa Indonesia harus mensyukuri hadirnya Pancasila dengan betul-betul memahami dan menjalankannya," tandasnya.

Sosialisasi yang digelar selama setengah hari itu sendiri selain dihadiri Wakil Ketua MPR RI juga dihadiri anggota MPR RI Ecky Awal Muharram, Camat Cileungsi Renaldi Yushab Fiansyah, Mayor TNI Inf. Acep Komarudin Koramil Cileungsi, Pimpinan dan anggota ormas Lingkar Reformis, dan sekitar 300 peserta terdiri dari ormas kepemudaan se-Cileungsi dan Bogor, guru-guru TK, PAUD dan SD serta masyarakat umum.(*)

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Content Writer
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas