Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pesawat Evakuasi WNI dari Libya Tiba

Proses evakuasi tahap pertama Warga Negara Indonesia (WNI), keluar dari negara yang tengah berkonflik Libya, berlangsung sukses.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Laporan Wartawan tribunnews.com, samuel febriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Proses evakuasi tahap pertama Warga Negara Indonesia (WNI), keluar dari negara yang tengah berkonflik Libya, berlangsung sukses. Pesawat Tunish Air, yang mengangkut sebanyak 243 WNI tersebut telah tiba dengan selamat di negara Tunisia.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Michael Tane, kepada Tribunnews.com, Minggu (27/2/2011), saat dihubungi melalu telepon genggam.

"Untuk proses evakuasi tahap pertama, pagi ini sekitar jam 5.05 WIB, sudah berangkat pesawat evakuasi tahap pertama, dari Bandara Udara Tripoli (Libya), menuju Bandara Udara Tunisia, dan kemudian sekitar jam 6.20 WIB, itu sudah mendarat di Bandara Udara, Tunisia," tutur Michael.

WNI yang telah dievakuasi tersebut, ungkap Michael berjumlah 253 orang, dengan komposisi, 201 diantaranya, merupakan karyawan PT Wijaya Karya (Wika), dan sisanya merupakan mahasiswa, tenaga kerja wanita, dan tenaga kerja profesional.

"Komposisi terdiri dari 253 WNI, yang terdiri dari 201 karyawan Wika, dan sisanya adalah mahasiswa, tenanga kerja wanita, dan tenaga kerja profesional," ucapnya di ujung telepon.
Mereka, menurut Michael, saat ini dalam kondisi baik, namun mengalami kelelahan.

Pemulangan WNI yang diselamatkan dalap proses evakuasi ke Tanah Air, menurut Michael, tengah disiapkan, sementara waktu mereka saat ini tengah ditampung di Wisma Indonesia, Tunisia, untuk proses konsolidasi, dan entry breafing.

"Sekarang ini 253 WNI yang sudah tiba di Tunisia dibawa ke Wisma Indonesia di Tunisia, untuk konsolidasi dan entry breafing dari Dubes RI di Tunisia, rencana selanjutnya itu lagi diatur, mereka akan ditampung beberapa hari di Tunisia, mereka menginap di KBRI, dan losmen, sebagian diatur kepergian ke Jakarta dengan pesawat komersial," ucapnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ketika ditanya kapan sekiranya akan dilangsungkan proses evakuasi tahap kedua, Michael menyatakan pihaknya tengah mempersiapkannya.

"Evakuasi ke dua prinsipnya akan dilakukan secepatnya, kan tahap pertama baru selesai, secepatnya situasi memungkinkan akan memulai proses evakuasi ke dua," tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, gelombang masyarakat yang menentang kepemimpinan Presiden Libya, Muamer Khadafi terus melancarkan aksi demonstrasi, guna menuntut Khadafi turun dari jabatannya.

Dikabarkan, aparat kepolisian, dan tentara Libya dikerahkan untuk meredam aksi ini, dan dikabarkan sudah seribu orang tewas, dalam bentrok dengan aparat.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas