Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kapolri Siap Dipanggil KPK Soal Simulator SIM

Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo pun mengaku siap memberikan keterangan kepada KPK jika dibutuhkan, terkait kasus Simulator SIM.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Gusti Sawabi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -
Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo pun mengaku siap memberikan keterangan kepada KPK jika dibutuhkan, terkait kasus Simulator SIM.

"Ini kan semua proses-proses yang sedang dilalui. Artinya keterangan yang dibutuhkan, siap disampaikan," ujar Timur Pradopo di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (13/3/2013).

Timur mengatakan Wakapolri Nanan Soekarna telah menjelaskan mengenai proyek tersebut. Pasalnya, Nanan bertugas sebagai penangungjawab audit keuangan.

"Bahwa itu berkaitan dengan masalah prosedur yang sudah dilakukan, tentunya kita ikuti saja, katanya.

Namun, Timur mengaku tidak mengetahui persoalan teknis terkait dugaan keterlibatan anggota Komisi III DPR.

"Kita tidak tahu sampai detail itu. Artinya kita dalam arti pengguna anggaran, melalui laporan yang sudah diverifikasi oleh pihak audit," imbuhnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya, Mabes Polri tidak mempermasalahkan KPK memanggil Wakapolri Komjen Pol Nanan Soekarna terkait kasus dugaan korupsi proyek Simulator SIM. Kabareskri Mabes Polri Komjen Pol Sutarman menyatakan pihaknya tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Bahkan, kata Sutarman, pihaknya juga mempersilahkan KPK jika diperlukan memanggil Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo dalam kasus tersebut.

"Kalau proses hukumnya harus menghadirkan Kapolri kita juga serahkan proses hukumnya," imbuh Jenderal Bintang Tiga itu.

Sutarman menduga dipanggilnya Nanan terkait pengawasan saat menjabat sebagai Irwasum (Inspektur Pengawasan Umum) di Mabes Polri.

"Kan dalam pengadaan itu ada audit investigasi internal yang dilakukan oleh irwasum, jadi beliau ini kapasitasnya sebagai irwasum," ujar Sutarman.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas