Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

SBY Tidak Akan Paksakan Nama Ketua Umum Demokrat

Ketua Majelis Tinggi Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dinilai tidak akan memaksaan seseorang

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Ketua Majelis Tinggi Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dinilai tidak akan memaksaan seseorang untuk menjadi ketua umum Demokrat.

"Saya belum tahu. Setahu saya beliau demokratis, dan tidak mungkin memaksakan nama untuk dipilih," kata Ketua DPP Demokrat Agus Hermanto di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (13/3/2013).

Mengenai nama calon ketua umum, Agus mengaku belum ada yang muncul dari Majelis Tinggi Demokrat. Namun, kriterianya harus dipilih oleh jajaran partai Demokrat. "Sehingga untuk hal tersebut kami mendengar juga bahwa seyogyanya yang bekerja secara khusus di PD sehingga lebuh mudahnya tidak merangkap jabatan dan fokus menaikan elektabilitas," katanya.

Ketua Komisi X itu mengatakan calon ketua umum harus diterima oleh DPC, DPD dan DPP Demokrat. "Dalam artian tentu nama tersebut harus dipilih dan diajukan oleh DPP, DPD, maupun DPC," ujar Agus.

Pasalnya, merekalah yang punya hak suara. Untuk itu, Ketua Umum yang terpilih di KLB harus misa mengangkat popularitas Demokrat.

Agus mengatakan belum ada putusan majelis tinggi soal calon dari eksternal Demokrat. Ia mengingatkan dalam AD/ART, ketua umum harus memiliki KTA. "Sedangkan sudah bekerja di PD merupakan prasyarat. Semua menjadi pertimbangan. Apakah dari dalam atau luar, namun pagar yang tertinggi adalah yang bisa diterima kader PD," tukasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

baca juga:

Kongres Luar Biasa Demokrat

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas