Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dewan Penasehat Polri Pesimis Polisi Bisa Ungkap Penyerangan Lapas Cebongan

Dewan Penasehat Polri menilai polisi tidak memiliki kemampuan mengungkap kasus tersebut

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Eri Komar Sinaga

Laporan Wartawan Tribunnews, Eri Komar Sinaga

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sudah lebih sepekan peristiwa penyerangan yang menewaskan empat tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan, Sleman, Yogyakarta, namun hingga kini, polisi belum menemukan siapa pelakunya.

Dewan Penasehat Polri menilai polisi tidak memiliki kemampuan mengungkap kasus tersebut.

"Polisi tidak memiliki kemampuan untuk mengungkap itu," ujar Dewan Penasehat Polri Indria Samego di The Habibie Institute, Jakarta, Sabtu (30/3/2013).

Samego pesimis polisi bisa mengungkap pelaku penyerangan tersebut karena polisi tidak memiliki bukti. Bahkan walau harus menerjunkan Densus 88.

"Jangankan seminggu. (Tragedi) Trisakti saja sudah berapa tahun?  Polisi bekerja atas dasar itu. Ini tidak mudah," kata Samego.

Samego menilai pelaku penyerangan tersebut kemungkinan bisa diusut jika diselidiki oleh organisasi yang diindikasikan bisa melakukan serangan cepat dan mematikan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kalau misalnya angkatan darat ya harus dibuktikan angkatan darat," tegasnya.

Sikap pesimis Samego pun bertambah karena di Indonesia terlalu banyak masalah. Kasus yang satu akan hilang dengan sendirinya ketika muncul kasus yang lain.

"Sayang sekali di Indonesia terlalu banyak masalah. Begitu proses ini ditunggu-tunggu orang muncul masalah baru lagi. Orang lupa. Buat saya memang tidak pernah diungkap," tukasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas