Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ray Rangkuti Ajak Masyarakat Tak Sibuk Ber-twitter dengan SBY

Penggunaan akun twitter yang dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendapatkan kritik

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Widiyabuana Slay

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penggunaan akun twitter yang dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendapatkan kritik. Direktur LIMA (Lingkar Madani) Ray Rangkuti menilai apa yang dilakukan SBY berlebihan.

"Ini presiden lebay. Tak paham mana yang urgen, dibutuhkan dan didahulukan," kata Ray di Jakarta, Minggu (14/4/2013).

Ray mengatakan masih banyak persoalan bangsa yang harus diselesaikan. Ia mencontohkan kasus penyerangan LP Cebongan, Bendera Aceh, kemungkinan kenaikan BBM, Kasus Bailout Century dan kasus Hambalang.

"Di tengah-tengah itu, SBY malah lebih peduli soal twitter. Ini sudah wataknya. Tak perlu lagi diherankan," ujran Ray.

Ray mengingatkan saat Indonesia mengalami musibah bencana alam, SBY malah meluncurkan album musik. "Satu-satunya yang ia peduli dan dapat bereaksi cepat bila menyangkut kekuasaannya, atau keluarganya. Itulah nampaknya yang utama bagi dirinya," imbuhnya.

Ia pun mengharapkan agar masyarakat tidak berlebihan melihat SBY meluncurkan Twitter. Ia mengatakan masyarakat jangan berharap ada komunikasi timbal balik antara SBY dan rakyat.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sebagai warga negara yang peduli pada banyak persoalan di bangsa ini,  mari untu tidak sibuk ber-twitter dengan SBY. Dengan begitu, SBY dapat kita hindarkan dari kesibukan bertwitter dan tetap bisa fokus mengelola bangsa ini, bukan hanya mengelola partai dan twitter," tukasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas