Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Ditinggal Tokoh Kuat, Konvensi Demokrat Kehilangan Gengsi

Pakar Psikologi Politik Universitas Indonesia, Hamdi Muluk menyebut konvensi Partai Demokrat telah kehilangan daya tariknya.

Penulis: Bahri Kurniawan
Editor: Sanusi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pakar Psikologi Politik Universitas Indonesia, Hamdi Muluk menyebut konvensi Partai Demokrat telah kehilangan daya tariknya. Hal itu diindikasikan dengan mundurnya sejumlah tokoh kuat dari konvensi.

Menurut Hamdi, nama-nama besar peserta konvensi yang memutuskan untuk mundur, maka tujuan untuk menaikkan pamor partai dengan diselenggarakannya konvensi akan sulit terwujud.

"Pasti dong, karena dianggap nama-nama yang cukup kuat itu kan Jusuf Kalla, Mahfud MD, Dahlan Iskan. Jika JK dan Mahfud mundur tentu akan semakin berkurang gengsinya," ujar Hamdi di Sekretariat Partai Serikat Independen (SRI), Pasar Manggis, Jakarta Selatan, Kamis (29/8/2013).

Hamdi juga mengatakan, jika konvensi dimaksud untuk menaikkan pamor partai, langkah demokrat dalam menggelar konvensi dengan mengundang tokoh-tokoh eksternal justru akan menciptakan efek yang keliru.

"Itu (konvensi) kan (harusnya) mekanisme nominasi terhadap calon internal. Jadi digaet dari bawah dan ujikan ke publik, itu dilakukan karena kadernya bagus. Kalau justru mengejar kader dari luar apakah justru bukan sebaliknya? Seolah-olah miskin kader," tuturnya.

"Nanti akan terbukti apakah memang menaikan konvensi," ujarnya.

BERITA TERKAIT
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Wiki Populer

© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas