Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Ungkap Pengiriman Bom Teroris dari Surabaya ke Makassar

Kepolisian membongkar aksi teroris yang mengirimkan bom dari Surabaya ke Makassar lewat jasa pengiriman barang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Gusti Sawabi
zoom-in Polisi Ungkap Pengiriman Bom Teroris dari Surabaya ke Makassar
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Kapolri Jenderal Sutarman memeriksa pasukan saat apel gelar pasukan 

Laporan wartawan tribunnews.com : Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-- Kepolisian membongkar aksi teroris yang mengirimkan bom dari Surabaya ke Makassar lewat jasa pengiriman barang. Bom tersebut berkaitan dengan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur yang dipimpin Santoso.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Sutarman membenarkan pengungkapan tersebut. Hingga kini pihaknya terus mengevaluasi bagaimana bahan peledak tersebut bisa terkirim.

"Saat ini sedang terus dievaluasi, ada pengiriman bom dari Surabaya ke Makassar dengan jasa pengiriman barang," kata Sutarman di Gedung Nasional Traffict Management Center (NTMC) Korlantas Polri, Jalan MT Haryono, Jakarta, Jumat (21/3/2014).

Kepolisian sudah mendeteksi sejak awal pengiriman bom tersebut. Tetapi anehnya jasa pengiriman barang tidak bisa mendeteksi keberadaan barang tersebut sebelum dikirimkan dengan peralatan yang dimilikinya.

"Seharusnya jasa pengiriman barang sudah bisa mendeteksi dengan peralatan yang dimiliki, ini kan sangat berbahaya," ucapnya.

Kemudian polisi mengikuti distribusi bom tersebut. Sutarman mengatakan, rencananya para teroris akan meledakan bom tersebut di sejumlah tempat di Surabaya. Tetapi target-target yang akan dijadikan sasaran aksi kelompok teroris sulit ditembus.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kesempatan tidak ada sehingga dikirim ke makasar dengan tujuan target di Makassar," katanya.

Setelah diketahui dan dipastikan bahan peledak tersebut, kemudian kepolisian mengamankannya dan menjinakan bom tersebut. Selain itu, polisi pun menciduk tiga pelakunya.

"Kita bisa tangkap pelakunua tiga orang, di Makassar satu orang, Lampung satu orang, dan Bima satu orang," ucapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas