Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Satu Anggota Brimob Luka di Wajah

Diduga kuat, luka memar tersebut akibat bogem mentah yang diberikan seseorang kepada anggota Brimob tersebut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Satu Anggota Brimob Luka di Wajah
Tribun Batam/Argianto DA Nugroho
Anggota TNI AD memeriksa pengunjung yang akan masuk di RSUD Embung Fatimah, Batuaji, Batam, Senin (22/9/2014) dini hari. Penjagaan di RSUD diperketat akibat empat orang anggota TNI AD dari Yonif 134 Tuah Sakti sedang menjalani operasi pengeluaran proyektil usai bentrokan antara anggota TNI AD dari satuan tersebut dengan anggota Brimob Polda Kepri. TRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUGROHO 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penggerebekan tempat penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di Batam Kepulauan Riau, Minggu (21/9/2014), berujung terhadap peristiwa tertembaknya empat anggota TNI.

Dalam peristiwa itu ternyata ada juga anggota Brimob Polda Kepulauan Riau yang mengalami luka memar di wajahnya.

Diduga kuat, luka memar tersebut akibat bogem mentah yang diberikan seseorang kepada anggota Brimob tersebut.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Ronny Franky Sompie mengungkapkan satu orang yang mengalami luka tersebut belum diketahui asal-usulnya pada saat kejadian, apakah ikut pengamanan pada saat penggerebekan tempat penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal atau sedang berjada di Markas Korps Brimob Polda Kepulauan Riau.

"Ada satu orang anggota Brimob terluka, diduga terkena pukulan. Namun kita belum tahu posisinya saat itu, apakah sebagai penjaga atau tim yang ikut dalam penegakan hukum," kata Ronny di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (23/9/2014).

Belum jelas siapa orang yang memukul wajah anggota Brimob tersebut. Dikatakan Ronny dalam insiden tersebut pun ada kendaraan milik kepolisian yang rusak, serta beberapa bangunan yang berada di lingkungan Markas Korps Brimob pun rusak.

Rekomendasi Untuk Anda

"Itu (aset) milik Polri, kendaraan, bangunan yang berkaitan dengan asrama dan kantor Brimob ada yang rusak dan akan dicek. Kita upayakan untuk melakukan perbaikan," ungkapnya.

Siapa yang merusak dan memukul anggota Brimob tersebut tentu akan terungkap dari hasil penelusuran tim investigasi yang berasal dari Mabes TNI dan Mabes Polri. Hasil investigasi akan mengungkap latar belakang kejadian tersebut.

"Semua yang berkaitan dengan insiden ketika penegakkan hukum terjadi, akan di investigasi dan hasilnya akan segera disampaikan," ungkapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas