KPK Periksa Bekas Anak Buah Nazaruddin Terkait Korupsi Alkes Udayana
Adapun saksi yang diperiksa hari ini adalah dua bekas karyawan Grup Anugrah/Permai Grup yaitu Oktarina Furi dan Clara Maureen.
Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Rendy Sadikin
![KPK Periksa Bekas Anak Buah Nazaruddin Terkait Korupsi Alkes Udayana](https://asset-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/20141010_124022_nazaruddin-diperiksa-kpk.jpg)
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Usai memeriksa pihak kampus, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa saksi-saksi terkait dugaan korupsi alat kesehatan (Alkes) Rumah Sakit Khusus untuk Pendidikan Penyakit Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana, Bali.
Adapun saksi yang diperiksa hari ini adalah dua bekas karyawan Grup Anugrah/Permai Grup yaitu Oktarina Furi dan Clara Maureen. Keduanya akan dimintai keterangan untuk tersangka Direktur PT Mahkota Negara Marisi Matondang (MM).
"Keduanya dipanggil sebagai saksi untuk tersangka MM," ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha, saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin (8/12/2014).
Oktarina dan Clara sendiri diketahui bekas anak buah terpidana suap wisma atlet, M Nazaruddin. Grup Anugrah/Permai Grup merupakan perusahaan milik Nazaruddin. Lalu, KPK juga memanggil Tjandra Mihardja, Direktur Institusi PT Fondaco Mitratama sebagai saksi penyidikan kasus serupa untuk tersangka Marisi Matondang.
Sekadar informasi, KPK menetapkan Marisi Matondang dan Made Mergawa (MDM), sebagai tersangka pada kasus pengadaan alat kesehatan rumah sakit khusus untuk pendidikan tahun anggaran tahun 2009 Universitas Udaya, Bali senilai Rp16 miliar. Akibat ulah keduanya, negara ditaksir menderita kerugian senilai Rp7 miliar.