Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Anak Terlibat Narkoba Tak Perlu Disembunyikan

Anang Iskandar mengajak kepada masyarakat khususnya keluarga tidak menyembunyikan apabila ada anggota keluarga yang terlibat penyalahgunaan narkotika.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Anak Terlibat Narkoba Tak Perlu Disembunyikan
Kompas.com /k9-11
Kepala BNN, Komjen Anang Iskandar 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Anang Iskandar mengajak kepada masyarakat khususnya keluarga tidak menyembunyikan apabila ada anggota keluarga yang terlibat penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang (narkoba).

Ajakan tersebut disampaikan Anang karena sesuai hukum, korban penyalahguna narkoba adalah direhabilitasi dan bukan dihukum penjara.

"Begitu anaknya kena, dia malah diumpetin. Dianggap anak nakal. Ini pandangan masyarakat padahal penyalahgunaan narkoba itu sakit. Sakit kumat-kumatan. Ini perlu direhabilitasi. Undang-undangnya jelas," ujar Anang dalam diskusi bertajuk 'Indonesia Darurat Narkoba' di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (16/5/2015).

Anang menjelaskan korban penyalahgunaan narkoba semakin banyak lantaran selama ini tidak direhabilitasi namun justru dipenjara. Akibatnya pengguna bukannya menurun karena mereka tetap membutuhkan barang haram tersebut.

"Secara empiris selama ini pengguna narkoba dapat hadiah penjara. Ini menyebabkan Indonesia jadi darurat narkoba karena demand-nya naik terus," ujar Anang. (Eri Komar Sinaga)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas