Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PKPI : 'BIN Bukan Panti Jompo

Aksi penolakan Sutiyoso sebagai Ketua BIN karena mantan Gubernur Jakarta itu pernah terlibat dibeberapa pelanggaran HAM.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Valdy Arief
Editor: Budi Prasetyo
zoom-in PKPI : 'BIN Bukan Panti Jompo
Tribunnews.com/ Valdy Arief
Sekelompok Pemuda yang mengaku dari PKPI (Pemuda untuk Keadilan dan Persatuan Indonesia) membawa selebaran bertuliskan BIN bukan Panti Jompo mengitari bundaran Hotel Indonesia sebagai aksi menolak pencalonan Sutiyoso sebagai Ketua BIN. 

PKPI : 'BIN Bukan Panti Jompo '

Laporan Wartawan Tribunnews.com/Valdy Arief

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA--Sekelompok Pemuda yang mengaku dari PKPI (Pemuda untuk Keadilan dan Persatuan Indonesia) membawa selebaran bertuliskan "BIN bukan Panti Jompo" mengitari bundaran Hotel Indonesia sebagai aksi menolak pencalonan Sutiyoso sebagai Ketua BIN.

Demontrasi berlangsung Minggu (28/6/2015), saat diberlakukannya hari bebas kendaraan bermotor atau car free day.

Koordinator aksi, Mulyadi Yasin, menjelaskan aksi penolakan Sutiyoso sebagai Ketua BIN karena mantan Gubernur Jakarta itu pernah terlibat dibeberapa pelanggaran HAM.

"Sutiyoso sebagai Pangdam Jaya bertanggung Jawab atas peristiwa penyerangan kantor PDI pada 27 Juli 1996," ujar Mulyadi.

"Dia juga diduga terlibat pada peristiwa Balibo Five di Timor Timur," tambahnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Belasan pemuda yang mengikuti aksi damai ini juga menuntut janji kampanye Presiden Jokowi untuk tidak melakukan bagi-bagi jabatan setelah terpilih.

"Kami menuntut janji Jokowi yang tidak mau bagi-bagi jabatan setelah terpilih" kata seorang pemuda yang ikut dalam demo menolak Sutiyoso sebagai Ketua BIN karena merupakan ketua salah satu partai pengusung Jokowi.

Dalam orasinya belasan pemuda ini menyuarakan bahwa organisasi keamanan seperti BIN tidak butuh orang dengan pengalaman administrasi seperti yang dimiliki Sutiyoso setelah menjadi Gubernur Jakarta. (Valdy Arief)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas