Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tour de Java

Batu Keramat Tol Cipali dan Jalan Berbelok Seperti Huruf S

Mayoritas warga setempat menganggap batu tersebut keramat dan tak bisa diutak-atik.

Batu Keramat Tol Cipali dan Jalan Berbelok Seperti Huruf S
Dok Tribunnews
Batu keramat di Tol Cipali. 

TRIBUNNEWS.COM, CIREBON - Sebuah tanjakan diikuti tikungan ke kiri mengakhiri jalanan lurus sepanjang sekitar 90 km dari pintu tol Cikopo, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Tanjakan itu diapit tebing sepanjang kurang lebih 300 meter.

Pada tebing sisi selatan, bertengger sebuah batu besar.

Mayoritas warga setempat menganggap batu tersebut keramat dan tak bisa diutak-atik.

Hal itu pula yang menyebabkan konstruksi jalan tol di wilayah tersebut dibuat berbelok-belok, mirip aksara S.

Cipali
Tol Cipali.

"Gunung yang tinggi bisa dibelah untuk jalan tol, tapi batu itu tidak bisa," ujar Romli (55), warga di pinggir Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), belum lama ini.

Di Jalan Tol Cipali, bentuk jalan yang menikung dan membelah bukit hanya ada di Km 181-182.

Lokasi tersebut masuk wilayah Desa Walahar, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Secara turun-temurun, warga Walahar menyebut bukit itu sebagai Gunung Salam. Sedangkan batu yang bertengger di punggung bukit dinamai Batu Bleneng.

Romli yang tinggal di kaki Gunung Salam percaya, Batu Bleneng memiliki kekuatan gaib sehingga batu seukuran bus kota itu tidak bisa dipindahkan maupun dihancurkan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Mohamad Yoenus
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas