Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Fahri Hamzah: Megawati Sudah Lama Sadar KPK Perlu Dibubarkan

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, memahami pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang menilai KPK dapat dibubarkan.

Fahri Hamzah: Megawati Sudah Lama Sadar KPK Perlu Dibubarkan
Ferdinand Waskita/Tribunnews.com
Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, memahami pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang menilai KPK dapat dibubarkan bila tidak ada lagi kasus korupsi.‎

Fahri menyebutkan KPK saat ini sudah menyimpang dari tujuan awal. “Saya mengerti dengan amarah Ibu Megawati," ujar Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2015).

Ia sependapat dengan pernyataan Megawati tersebut. Politikus PKS itu mendukung adanya wacana pembubaran KPK, apalagi melihat sejumlah latar belakang yang membuat KPK layak dibubarkan.

Ia mencotohkan tokoh yang dahulu ikut menyusun aturan KPK, Romli Atmasasmita, kini malah menyatakan ada yang salah dengan lembaga anti rasuah itu. Kemudian pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra, yang menandatangani Undang-Unang KPK saat menjabat Menkum HAM. Keduanya menilai ada yang salah dengan KPK. Kini Megawati yang saat mengesahkan UU KPK menjadi Presiden Indonesia mengatakan KPK dapat dibubarkan.

"Ini penting karena Bu Mega dulu terpaksa menandatangani UU KPK dan sekarang dia juga yang harus mencabutnya melalui partainya yang sedang berkuasa," tutur Fahri.

"Bu Mega itu sudah lama sadarnya, cuma sekarang baru ngomong, " tambahnya. Ia melihat KPK dalam bertugas saat ini hanya mencari pencitraan semata.

"10 sampai 12 tahun ini hanya pencitraan. Apa yang hilang coba, mana mafia minyak, mana mafia gas, mana mafia tanah, pajak, daging. Jangan pencitraan terus. Buktikan, temukan, tuntaskan," tegas Fahri.

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Y Gustaman
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas