Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tidak Ada Barter Dalam Operasi Pembebasan WNI di Papua Nugini

Seperti diberitakan sebelumnya, kedua WNI tersebut, Sudirman dan Badar akhirnya bisa dibebaskan pada Kamis (17/9) malam, waktu setempat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Mohamad Yoenus
zoom-in Tidak Ada Barter Dalam Operasi Pembebasan WNI di Papua Nugini
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan). 

Laporan Wartawan TRIBUNnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Pembebasan dua Warga Negara Indonesia (WNI) dari tangan kelompok bersenjata di Papua Nugini, menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla, murni hasil kerjasama antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Papua Nugini.

Jusuf Kalla kepada wartawan di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Jumat (18/9/2015), mengatakan bahwa tidak ada kesepakatan khusus antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Papua Nugini, terkait operasi pembebasan tersebut.

"Tidak ada itu, ini kan upaya bersama," ujarnya.

Ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Papua Nugini, yang telah mengerahkan pasukan keamanannya, untuk mengejar para penyandera hingga ke dalam hutan.

Kedua Sandera berhasil diselamatkan, tanpa adanya korban baik di pihak Papua Nugini, maupun pihak penyandera.

"Kita berterima kasih atas kerjasama itu," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Seperti diberitakan sebelumnya, kedua WNI tersebut, Sudirman dan Badar akhirnya bisa dibebaskan pada Kamis (17/9) malam, waktu setempat.

Pembebasan mereka bermula dari negosiasi antara pihak keamanan dengan penyandera.

Setelah beberapa kali pihak penyandera membatalkan pertemuan, akhirnya pada Kamis lalu sejumlah anggota militer Papua Nugini melacak penyandera hingga ke dalam hutan.

Akhirnya kedua korban ditemukan, dan diselamatkan. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas