Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengamat: Kabut Asap Bukan Salah Presiden Semata

Pangi Syarwi Chaniago, mengatakan masyarakat menyayangkan lambatnya penanganan kabut asap.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Pengamat: Kabut Asap Bukan Salah Presiden Semata
SERAMBI/M ANSHAR/M ANSHAR
Sejumlah wanita yang tergabung dalam Aktivis Perempuan Aceh membagikan masker di kawasan Simpang Lima Banda Aceh, Senin (26/10/2015). Sedikitnya 2.000 masker yang dibagikan tersebut sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap pemerintah yang dinilai lamban mengatasi kabut asap. SERAMBI/M ANSHAR 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Pangi Syarwi Chaniago, mengatakan masyarakat menyayangkan lambatnya penanganan kabut asap.

Namun menurutnya, belum hilangnya kabut asap bukan semata kesalahan Presiden Joko Widodo.

"Tidak boleh disalahkan ke presiden semua, semua (instansi pemerintah) harus bertanggungjawab," kata Pangi di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (28/10/2015).

Pangi menuturkan, pemerintah daerah harus bertanggungjawab terhadap kabut asap yang penyelesaiannya berlaru-larut seperti saat ini. Menurutnya, seharusnya pemerintah daerah melakukan pencegahan-pencegahan agar kebakaran hutan tidak terjadi.

"Jangan sampai pemerintah daerah cuci tangan atas kejadian ini," tuturnya.

Menurut Pangi, terkait wacana adanya pansus asap adalah hal yang wajar dilakukan oleh DPR, karena pansus asap itu dibentuk sebagai bentuk pengawasan DPR.

"Sah-sah saja menyelidiki siapa pelaku pembakar (hutan) nya. DPR bisa memanggil perusahaan yang membangkar," tuturnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas