Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Didik J Rachbini Kritik Target Pajak di APBN 2016 Terlalu Tinggi

Menurutnya, target pajak yang tinggi, pengeluaran negara tinggi namun belum ada langkah konkrit penyelesaian dalam kondisi ekonomi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Didik J Rachbini Kritik Target Pajak di APBN 2016 Terlalu Tinggi
Seno Tri Sulistiyono/Tribunnews.com
Pengamat Ekonomi Didik J Rachbini 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah menargetkan penerimaan pendapatan negara sebesar Rp 1.822 triliun dalam APBN 2016. Penerimaan tersebut terdiri dari perpajakan Rp 1.546 triliun, penerimaan negara bukan pajak Rp 273 triliun, serta penerimaan hibah Rp 2 triliun.

Pengamat ekonomi, Didik J Rachbini, mengingatkan penerimaan pajak tahun depan terlalu tinggi jangan sampai menjadi blunder pemerintah. Sebab menurutnya, target penerimaan negara dari pajak pada tahun ini yang sebesar Rp 1.300 triliun sulit tercapai.

"APBNP 2015 sudah terperosok ke banyak lubang, diantaranya penerimaan pajak 2015 yang belum tercapai. Tapi tahun depan menargetkan penerimaan pajak lebih tinggi, tapi keadaan ekonomi sedang tidak baik," kata Didik di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (31/10/2015).

Didik menuturkan, ada pepatah mengatakan bahwa jangan sampai terperosok ke lubang yang sama. Menurutnya, target pajak yang tinggi, pengeluaran negara tinggi namun belum ada langkah konkrit penyelesaian dalam kondisi ekonomi yang belum membaik.

"APBN tahun depan saya kira akan ada masalah lagi. Harusnya (target pajak) lebih low profile, tapi ini malah high profile," tandasnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas