Fadli Zon Minta JK Jangan Memanas-manasi Kasus Novanto
Fadli menilai JK seharusnya tidak perlu ikut berpolemik mengenai persoalan tersebut.
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Hasanudin Aco
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sempat menyinggung isi pembicaraan Ketua DPR Setya Novanto, pengusaha Reza Chalid dan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin.
Wakil Ketua DPR Fadli Zon pun menanggapi pernyataan Jusuf Kalla itu.
"Saya kira Wapres harus cermat dan jangan memanas-manasi Sudirman Said," kata Fadli Zon di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (4/12/2015).
Fadli menilai JK seharusnya tidak perlu ikut berpolemik mengenai persoalan tersebut.
Sebab, pernyataan Wapres dapat menimbulkan persoalan baru.
"Ini bisa diselesaikan dengan baik, jangan memaksakan ada yang tidak ada, dan yang enggak ada menjadi ada," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan saat membuka Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi (KNPK) 2015, di Kompleks Parlemen, Kamis (3/12) JK juga memastikan, pemerintah bertekad memberantas korupsi.
"Kita semalam dipertontonkan di kompleks DPR suatu upaya sekelompok orang, pejabat, pengusaha untuk coba merugikan negara sangat besar, pagi ini kita coba bicara bagaimana menghentikan," ujar Wapres.
"Kalau kita lihat tragisme semalam? Dengan congkaknya, (dia) katakan semua dapat dikuasai," ujar JK.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.