Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kapolri Pastikan Hukum Polisi yang Pukul Wartawan di Pekanbaru

Atas peristiwa itu, Wakapolresta Pekanbaru sudah meminta maaf.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti ikut angkat bicara mengenai insiden pemukulan wartawan online Zuhdi Febriyanto oleh oknum polisi, Sabtu (5/12/2015) siang.

ORang nomor satu di Kepolisian ini memastikan oknum anggota yang melakukan pemukulan itu pasti akan dihukum.

Atas peristiwa itu, Wakapolresta Pekanbaru sudah meminta maaf.

Permintaan maaf tersebut disampaikan disela-sela Wakapolresta menjenguk Zuhdi di rumah sakit Syafira Jalan Sudirman, Pekanbaru.

"‎Mau dimanapun, yang namanya pemukulan itu salah. Harus diproses hukum. Di sana kan ada Propam, pasti ditindak di sana," ujar Badrodin, Minggu (6/12/2015) usai menghadiri acara peluncuran SIM Online di Parkir Timur Senayan.

Seperti diberitakan, Zuhdi Febriyanto mengalami luka dibagian kepala dan memar akibat pemukulan yang dilakukan oknum polisi di arena kongres HMI gedung Gelanggang Remaja, Pekanbaru Sabtu siang.

Saat itu Zuhdi tengah melaksanakan tugas melakukan peliputan kongres yang sudah memasuki fase pemilihan Ketua Umum PB HMI.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas