Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sikap DPR dan Pemerintah Dinilai Tepat Masukan RUU Tembakau Masuk Prolegnas

Menurut peneliti MDI ini, sektor tembakau merupakan salah satu sektor yang berkontribusi besar terhadap negara.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Fajar Anjungroso

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Peneliti Mazhab Djaeng Indonesia (MDI), Riyanda Barmawi menilai tepat sikap DPR dan Pemerintah menyepakati RUU Pertembakauan.

RUU itu masuk Program Legislasi Nasional (RUU Prolegnas) tahun 2016.

"Diharapkan RUU tersebut mampu melindungi keberadaan petani tembakau dan industri hasil tembakau (IHT)," kata Riyanda kepada Tribun, Minggu (28/2/2016).

Selain itu kata dia, sektor tembakau merupakan salah satu sektor yang berkontribusi besar terhadap negara," jelasnya

Menurut peneliti MDI ini, sektor tembakau merupakan salah satu sektor yang berkontribusi besar terhadap negara.

Yakni, mulai dari penerimaan negara APBN tiap tahun lewat cukai hasil tembakau, penerimaan pajak, serapan tenaga kerja, dan sektor lainnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Adanya penolakan RUU Pertembakauan masuk Prolegnas oleh kelompok anti tembakau, Riyanda meminta agar jangan terlalu berburuk sangka dengan RUU itu.

Pasalnya, niat DPR dan Pemerintah untuk melindungi petani tembakau harus dilihat secara utuh.

Riyanda mengemukakan, alasan yang kerap dilontarkan kelompok anti tembakau adalah alasan kesehatan an sich.

Memang pada satu sisi, kata Riyanda, pertimbangan kesehatan yang seringkali dilontarkan oleh mereka yang anti terhadap rokok, tidak dapat disangkal.

Namun pada sisi lain, pertimbangan dari mereka yang memperjuangkan eksistensi rokok di Indonesia, juga tidak kalah rasionalnya.

Menurut Riyanda, selama ini rokok selalu dijadikan alasan menurunnya kualitas kesehatan masyarakat Indonesia.

Pertanyaannya, dia bertanya, lantas bagaimana dengan jenis makanan yang biasa dikomsumsi sehari-hari?

Apakah obat-obatan yang kita konsumsi bebas dari bahan kimia? Apakah ada jaminan semua itu terbebas dari penyebab timbulnya suatu penyakit?

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas