Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
Live
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Susno Duadji: Pengawas Internal Polri Jangan Tumpang Tindih Dengan Kompolnas

Mantan Kabareskrim, Susno Duadji hadir dalam diskusi ‎bertemakan Eksistensi Kompolnas: Pro dan Kontra yang digelar di Grand Kemang, Jakarta Selatan, R

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Susno Duadji: Pengawas Internal Polri Jangan Tumpang Tindih Dengan Kompolnas
Tribunnews.com/ Theresia Felisiani
Susno Duadji alam diskusi ?bertemakan Eksistensi Kompolnas: Pro dan Kontra yang digelar di Grand Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (20/4/2016). 
Memuat video…

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Mantan Kabareskrim, Susno Duadji hadir dalam diskusi ‎bertemakan Eksistensi Kompolnas: Pro dan Kontra yang digelar di Grand Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (20/4/2016).

Dalam kesempatan itu, Susno menyatakan meskipun dirinya sudah pensiunan Polri namun ia masih tetap mencintai Polri.

Wujud kecintaan itu diwujudkan melalui kritik-kritik kepada Polri.

"Saya pensiunan Polri, saya dulu pernah ditangkap dan itu masa lalu. Wujud cinta saya, saya kritisi Polri," ‎ucapnya membuka awalan pembicaraan.

Mengenai posisi Kompolnas, Susno pun sependapat Kompolnas ke depan harus‎ independen.

Pihaknya menanyakan idenpenden dari siapa? Pasalnya unsur pemerintah yakni tiga menteri ada dalam susunan kepengurusan Kompolnas.

Rekomendasi Untuk Anda

"‎Ini perlu dipikirkan apakah perlu buat undang-undang baru bagi Kompolnas atau merevisi Undang-undang Polri."

"Jangan terpengaruh, semua komisi itu bisa lemah dan bisa juga dibuat kuat seperti KPK. Kenapa bisa kuat? Ya karena diberi kekuatan asal jangan berbenturan dengan Polri tapi sinergi," ungkapnya.

Selain itu, Susno juga menyinggung jangan sampai peran pengawasan internal Polri yakni Irwasum dan Irwasda berbenturan atau tumpang tindih dengan peran pengawasan eksternal dari Kompolnas.

"Di Polri ada pengawasan sendiri melalui Irwasum, Irwasda, Propam. Kompolnas bisa ambil porsinya sendiri sebagai pengawas eksternal. Jadi harus bagi tugas, jangan sampai berbenturan," ungkapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas