Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

TNI Lakukan Operasi Intelijen terkait Bebasnya 10 WNI yang Disandera

Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan pihaknya melaksanakan operasi intelijen dalam upaya pembebasan terhadap 10 WNI.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in TNI Lakukan Operasi Intelijen terkait Bebasnya 10 WNI yang Disandera
(Anadolu Agency/Mindanao Examiner)
Sebanyak 10 WNI yang dibebaskan kelompok Abu Sayyaf disambut dan dijamu oleh Gubernur Sulu, Abdusakur Totoh Tan, Minggu (1/5/2016), Kota Jolo, Filipina. (Anadolu Agency/Mindanao Examiner) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bebasnya 10 anak buah kapal (ABK) berwarganegaraan Indonesia yang disandera oleh kelompok garis keras Abu sayyaf di Filipina tidak lepas dari peran TNI.

Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan pihaknya melaksanakan operasi intelijen dalam upaya pembebasan terhadap 10 WNI.

"Yang dikatakan Bu Menlu ini adalah operasi total baik formal dan informal di dalamnya ada TNI, maka TNI melakukan operasi-operasi juga koordinasi dengan Kemenlu yaitu operasi intelijen," ujar Gatot di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (1/5/2016).

Gatot mengatakan, pihaknya masih terus berupaya maksimal melakukan pembebasan terhadap empat WNI yang masih disandera di wilayah Filipina.

"Saya mohon doa agar yang empat (sandera) bisa kita bebaskan dengan selamat kembali lagi melakukan diplomasi total," ucap Gatot.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas