Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pembebasan 10 WNI yang Disandera Abu Sayyaf Tanpa Uang Tebusan

Pembebasan 10 WNI yang disandera Abu Sayyaf tanpa disertai uang tebusan sama sekali.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Y Gustaman
zoom-in Pembebasan 10 WNI yang Disandera Abu Sayyaf Tanpa Uang Tebusan
Tribunnews.com/Taufik Ismail
Sejumlah anggota TNI menjaga ruangan medical check up RSPAD Gatot Subroto, Senin (2/5/2016). Di sinilah 10 ABK yang pernah disandera Abu Sayyaf di Filipina menjalani pemeriksaan kesehatan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Fraksi NasDem DPR RI, Viktor B Laiskodat, mengatakan pembebasan 10 ABK yang disandera Abu Sayyaf tanpa mengeluarkan dana sepeser pun.

Ia menyampaikan bahwa proses pembebeasan mereka murni karena negosiasi antarlembaga seperti Yayasan Sukma, Media Grup dan Partai NasDem.

"Pembebasan ini murni negosiasi, jadi tidak ada uang yang diminta oleh Abu Sayyaf sebanyak 50 juta peso itu," jelas Viktor dalam keterangan yang diterima.

Diketahui bahwa 10 orang ABK yang disandera Abu Sayyaf tiba di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Minggu (1/5/2016) pukul 23.30 WIB. Mereka disambut Menteri Luar Negeri Retno dan Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo.

Usai tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, sepuluh bekas sandera dibawa ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

"Jadi selama dua hari ini, mereka akan kami lakukan pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Subroto," jelas Menetri Retno di Lanud Halim Perdanakusuma.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas