Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Fahri Hamzah Akan Tinjau Lokasi Banjir Bima

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah akan mengunjungi lokasi banjir Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pekan depan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Fahri Hamzah Akan Tinjau Lokasi Banjir Bima
tribunnewsBogor.com
Hujan deras yang mengguyur wilayah Bima dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, mengakibatkan terjadinya banjir bandang, yang merendam ribuan rumah. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah akan mengunjungi lokasi banjir Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pekan depan.

Fahri mengaku telah berkoordinasi dengan petugas di lokasi.

"Mudah-mudahan saya lagi mengecek rekening sumbangan anggota yang kemarin kita umumkan. Mudah-mudahan kalau ada sumbangan saya akan membawa pemotongan gaji anggota," kata Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (23/12/2016).

Fahri mengatakan masyarakat saat ini memerlukan air minum dan makanan instan.

Baca: Jusuf Kalla: Banjir Bima Tidak Bisa Dihindari

Fahri telah berkomunikasi dengan BPBD serta BNPB untuk segera memberikan bantuan kepada masyarakat Bima.

"Bima punya tradisi sukarelawan yang sangat tinggi. Sehingga kegiatan saling membantu di masyarakat sudah hidup," kata Fahri.

Fahri menuturkan DPR akan menggelar rapat dengan BNPB serta pemerintah setelah penanggulangan bencana banjir.

Rekomendasi Untuk Anda

Hal itu untuk mencari penyebab banjir bandang tersebut.

"Belakangan terdengar banyak penggunaan hutan yang dilakukan pihak yang tidak punya izin. Sehingga ketika musim hujan tiba , hutan gundul, airnya mengalir ke tengah masyarakat," kata Fahri.

Sebelumnya, banjir yang melanda kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (21/12/2016) lalu merupakan sebuah musibah yang tidak bisa dihindari.

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengatakan banjir itu terjadi karena fenomena alami.

"Di Amerika pun terjadi seperti itu, topan-topan seperti itu, menimbulkan banjir. Jadi kita bersiap saja menghadapi musibah yang tidak bisa kita halangi," ujar Jusuf Kalla kepada wartawan di Kantor Wakil Presiden RI Jakarta Pusat, Jumat (23/12/2016).

Banjir tersebut disebabkan oleh siklon tropis Yvette, yang menyebabkan curah hujan tinggi untuk sebagian wilayah Timur pulau Jawa, Bali, dan wilayah NTB termasuk kota Bima.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas