Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Komisi I DPR Minta TNI Beri Penjelasan Peristiwa Meriam di Natuna

"Komisi 1 DPR RI perlu mengundang pihak Mabes TNI dan Kemenhan untuk memperoleh penjelasan yang detail," kata Nino.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Komisi I DPR Minta TNI Beri Penjelasan Peristiwa Meriam di Natuna
indomiliter
Kanon Giant Bow 23mm sebagai sistem pertahanan udara. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR Elnino M Husein Mohi meminta TNI memberikan penjelasan resmi mengenai peristiwa gladi bersih latihan PPRC (Pasukan Pemukul Reaksi Cepat) di Tanjung Datuk Natuna Provinsi Kepulauan Riau.

"Komisi 1 DPR RI perlu mengundang pihak Mabes TNI dan Kemenhan untuk memperoleh penjelasan yang detail," kata Nino melalui pesan singkat, Rabu (17/5/2017).

Dari informasi yang dihimpun, empat orang meninggal sementara tiga luka berat akibat tertembak meriam teman sendiri di Natuna.

Sesaat setelah musibah terjadi, korban dilarikan ke RSUD Natuna.

Baca: Ini Identitas 4 Prajurit TNI yang Tewas Akibat Latihan Perang di Natuna

Nino meminta pihak terkait untuk menyelamatkan korban luka-luka. Sedangkan, korban meninggal dunia mesti dikembalikan kepada keluarga.

"Dengan permintaan maaf kepada pihak keluarga dan pemberian penghargaan yang pantas kepada almarhum," kata Politikus Gerindra itu.

Rekomendasi Untuk Anda

Nino menilai diperlukannya klarifikasi mengenai proses pembelian Alutsista serta sistem quality control yang dijalankan oleh TNI.

Ia percaya TNI masih dapat diandalkan untuk menjaga NKRI.

"Tapi jangan sampai kejadian seperti ini akan menurunkan wibawa TNI di mata nasional atau di mata internasional," kata Nino.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas